Jakarta, Gonesia.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan tren kenaikan pada perdagangan hari ini, Sabtu, 25 Juli 2026.
Logam mulia tersebut kini dibanderol di level Rp 2.612.000 per gram, setelah mengalami lonjakan harga sebesar Rp 7.000 dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp 2.605.000 per gram.
Kenaikan harga jual emas ini juga berdampak pada nilai buyback atau harga beli kembali yang dipatok perusahaan, yakni kini berada di angka Rp 2.352.000 per gram.
Dinamika fluktuasi harga ini dipantau secara langsung melalui laman resmi Logam Mulia pada pukul 08.43 WIB.
Investor perlu memperhatikan bahwa harga emas batangan Antam bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.
Terkait kebijakan perpajakan, transaksi buyback dengan nilai nominal di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pihak pengelola menegaskan bahwa PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi saat proses buyback berlangsung.
Di sisi lain, setiap pembelian emas Antam juga akan dikenakan pajak sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera pada laman resmi.
Variasi harga emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari satuan terkecil 0,5 gram seharga Rp 1.356.000 hingga satuan terbesar 1.000 gram yang mencapai Rp 2.552.600.000.
Sementara itu, untuk ukuran 2 gram, 3 gram, dan 5 gram masing-masing dipatok pada harga Rp 5.164.000, Rp 7.7721.000, dan Rp 12.835.000.
Bagi investor yang melirik ukuran lebih besar seperti 10 gram, 25 gram, dan 50 gram, harganya berada di kisaran Rp 25.615.000, Rp 63.912.000, serta Rp 127.745.000.
Untuk kategori 100 gram, 250 gram, dan 500 gram, harga yang ditetapkan masing-masing senilai Rp 255.412.000, Rp 638.265.000, dan Rp 1.276.320.000.
Di pasar ritel yang dipantau melalui Pegadaian pada pukul 10.35 WIB, harga emas juga menunjukkan angka yang bervariasi tergantung pada jenama yang dipilih.
Emas produksi Galeri24 tercatat berada di level Rp 2.587.000 per gram, sementara emas Antam di pasar tersebut dijual seharga Rp 2.717.000 per gram.
Adapun emas produksi UBS di Pegadaian dibanderol pada angka Rp 2.599.000 per gram.
Perlu dicatat bahwa harga emas dari ketiga produsen tersebut sangat bergantung pada pergerakan harga komoditas emas global dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Selain faktor eksternal, kebijakan internal perusahaan juga turut memengaruhi penyesuaian harga setiap harinya.
Oleh karena itu, calon pembeli maupun investor yang ingin melakukan penjualan kembali sangat disarankan untuk selalu memantau pembaruan data harga melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi.
Langkah ini penting dilakukan guna memastikan keputusan investasi yang diambil telah sesuai dengan kondisi pasar terkini.


