Jakarta, Gonesia.com – Fase grup Piala Dunia 2026 menjadi ajang yang sangat berat bagi kontingen negara-negara Asia.
Hingga saat ini, dominasi tim-tim papan atas dunia membuat langkah mayoritas wakil Asia terhenti lebih cepat.
Lima dari sembilan negara Asia yang berpartisipasi dalam putaran final telah dipastikan tersingkir dari turnamen.
Yordania, Uzbekistan, Qatar, Irak, dan Arab Saudi menjadi nama-nama yang harus angkat koper sebelum memasuki babak 32 besar.
Yordania mencatatkan diri sebagai tim Asia pertama yang kehilangan peluang lolos ke fase gugur.
Tim debutan tersebut gagal meraih poin setelah menelan kekalahan beruntun dari Austria dan Aljazair.
Hasil pertandingan terakhir melawan Argentina pun tidak lagi berpengaruh terhadap posisi mereka di klasemen.
Nasib serupa menimpa Uzbekistan yang berada di bawah asuhan pelatih Fabio Cannavaro.
Skuad berjuluk White Wolves itu tidak mampu bersaing secara kompetitif di Grup K.
Mereka dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Kolombia dan Portugal.
Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, juga gagal melangkah lebih jauh dalam edisi kali ini.
Meski sempat mencuri satu poin saat menghadapi Swiss, mereka kemudian takluk di tangan Kanada dan Bosnia-Herzegovina.
Hasil tersebut memaksa Qatar finis sebagai juru kunci klasemen Grup A.
Irak menyusul daftar kepulangan setelah menelan tiga kekalahan beruntun sepanjang babak grup.
Kekalahan telak dari Senegal menutup rapat peluang Lions of Mesopotamia menembus babak selanjutnya.
Arab Saudi menjadi wakil Asia terbaru yang dipastikan tersingkir dari perhelatan akbar ini.
Hasil imbang tanpa gol kontra Cape Verde tidak cukup untuk menyelamatkan posisi The Green Falcons.
Sebelumnya, Arab Saudi hanya mampu mengumpulkan satu poin dari dua laga pembuka mereka.
Di tengah rentetan hasil mengecewakan tersebut, Jepang dan Australia muncul sebagai harapan bagi benua Asia.
Kedua tim ini telah memastikan diri menggenggam tiket ke babak 32 besar.
Jepang berhasil lolos sebagai runner-up Grup F dan dijadwalkan menghadapi Brasil di babak selanjutnya.
Sementara itu, Australia mengamankan posisi kedua di Grup D untuk menantang Mesir dalam fase gugur.
Peluang Asia untuk menambah wakil di babak 32 besar masih terbuka melalui Korea dan Iran.
Kedua negara tersebut saat ini masih menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk menentukan posisi mereka.
Korea dan Iran kini menggantungkan nasib pada klasemen peringkat ketiga terbaik.
Iran memiliki peluang yang lebih baik karena unggul dalam aspek selisih gol.
Sebaliknya, Korea saat ini berada di ambang batas akhir zona kelolosan.
Nasib kedua negara ini baru akan dipastikan secara resmi setelah seluruh pertandingan Grup J, K, dan L rampung dimainkan.
Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan kualitas yang cukup signifikan antara tim Asia dengan kekuatan sepak bola dunia lainnya.
Evaluasi mendalam diperlukan bagi federasi sepak bola di Asia untuk meningkatkan daya saing di pentas internasional.

