Sport

Ronald Koeman Waspadai Ancaman Maroko Meski Belanda Bukan Favorit Juara

Meksiko City, Gonesia.com – Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, secara tegas menolak anggapan bahwa skuadnya menjadi pihak yang lebih diunggulkan saat bersua Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Meskipun tim berjuluk Die Oranje tersebut menunjukkan performa dominan selama babak penyisihan grup, Koeman menilai Maroko merupakan ancaman nyata yang berpotensi memberikan kejutan besar.

Belanda sebenarnya mengantongi rekor impresif sepanjang fase grup dengan catatan tidak terkalahkan.

Skuad asuhan Koeman sukses mengamankan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Produktivitas Belanda juga terbilang luar biasa dengan torehan 10 gol ke gawang lawan-lawannya.

Profil Victor Dethan: Statistik Impresif Rekrutan Anyar Persija Jakarta

Statistik mentereng tersebut lantas membuat banyak pengamat menjagokan Belanda melaju mulus ke babak berikutnya.

Namun, Koeman tetap bersikap realistis dan enggan jemawa menanggapi ekspektasi publik yang tinggi.

“Saya tidak yakin kami adalah favorit dalam pertandingan melawan Maroko,” ungkap Ronald Koeman dikutip dari ESPN.

Pria berusia 63 tahun tersebut menekankan bahwa Maroko memiliki kualitas mumpuni yang mampu memutus langkah Belanda di turnamen ini.

Ia pun telah menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak terlena dengan capaian manis di babak awal.

Brasil Tekuk Jepang 2-1, Gol Telat Martinelli Loloskan Selecao ke 16 Besar

Koeman mengidentifikasi Maroko sebagai salah satu kontestan paling berbahaya karena kombinasi ketajaman lini depan dan kualitas individu pemainnya.

“Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin karena ini akan menjadi pertandingan besar,” tegas Ronald Koeman.

Ia menambahkan bahwa Maroko adalah tim yang sangat bagus, memiliki banyak pemain berkualitas, dan mampu mencetak gol dengan mudah.

Kewaspadaan tinggi yang ditunjukkan Koeman didasari oleh rekam jejak mentereng tim lawan.

Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai juara bertahan Piala Afrika 2025.

Brian Uriarte Sesalkan Dua Momen Krusial di Moto3 Belanda 2026

Selain itu, mereka memiliki pengalaman mental sebagai semifinalis pada edisi Piala Dunia 2022.

Faktor-faktor tersebut membuat Koeman yakin laga nanti akan jauh lebih menguras tenaga dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Di balik performa ofensif yang tajam, Koeman juga mengakui bahwa Belanda masih memiliki celah di lini pertahanan.

Timnas Belanda tercatat belum mampu mencatatkan clean sheet dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.

Koeman menyatakan bahwa masalah konsentrasi di lini belakang menjadi catatan utama yang harus segera dibenahi.

“Kami tentu memperhatikan hal itu,” beber Ronald Koeman.

Menurutnya, ada satu atau dua pemain yang belum berada di posisi yang tepat saat transisi bertahan.

Terdapat pula situasi di mana lawan tidak terjaga dengan baik yang memicu ancaman ke gawang Belanda.

Ia memastikan bahwa evaluasi mendalam mengenai kelemahan tersebut akan dibahas bersama seluruh pemain.

Koeman menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa proses pembelajaran dalam sepak bola tidak pernah berhenti.

Selalu ada ruang bagi pelatih untuk memperbaiki taktik demi menjaga peluang tim meraih trofi juara.

Komentar