Sport

Jelang Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Waspadai Pertahanan Kuat Paraguay

Boston, Gonesia.com – Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, mewaspadai ketangguhan organisasi pertahanan Paraguay jelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Duel antara Jerman dan Paraguay dijadwalkan berlangsung di Boston Stadium pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Meskipun Jerman menyandang status juara Grup E, Nagelsmann menolak untuk meremehkan kekuatan lawan asal Amerika Selatan tersebut.

Juru taktik berusia 38 tahun itu menilai Paraguay memiliki salah satu lini belakang paling disiplin di sepanjang turnamen.

Kombinasi antara organisasi permainan yang sangat rapat serta kekuatan fisik pemain menjadi ancaman serius bagi ambisi Jerman untuk melenggang ke babak 16 besar.

Piala Dunia 2026: Aksi Gemilang Orlando Gill Singkirkan Jerman dari Turnamen

Analisis Nagelsmann didasarkan pada performa Paraguay yang terus mengalami peningkatan signifikan sejak laga pembuka.

Setelah menelan kekalahan 1-3 dari Amerika Serikat, Paraguay menunjukkan progres luar biasa dengan mengalahkan Turki 1-0 dan menahan imbang Australia tanpa gol.

Catatan statistik tersebut membuktikan bahwa lini pertahanan Paraguay kini menjadi tembok yang sangat sulit ditembus oleh lawan-lawannya.

“Mereka adalah lawan yang menyulitkan bagi kami,” ujar Nagelsmann dikutip dari ESPN, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, efektivitas pertahanan Paraguay sudah teruji sejak babak kualifikasi di mana mereka sangat jarang kebobolan.

Arkhan Fikri Dipanggil Timnas Indonesia, Arema FC Berikan Dukungan Penuh

“Di babak kualifikasi, mereka sangat jarang kebobolan. Mereka akan memberikan ujian berat bagi kami. Ini adalah pertandingan hidup-mati. Para pemain akan menampilkan performa terbaik mereka. Kami harus bersabar,” lanjutnya.

Nagelsmann menekankan bahwa kesabaran akan menjadi kunci utama bagi para pemainnya untuk membongkar pertahanan lawan.

“Mereka adalah tim yang bertahan dengan baik dan bermain rapat. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas dan fisik yang kuat. Kami membutuhkan performa yang sempurna,” tegasnya.

Kewaspadaan ini juga muncul sebagai respons atas performa Jerman yang sempat mengalami fluktuasi selama fase grup.

Usai berpesta gol 7-1 ke gawang Curacao, Der Panzer harus berjuang keras sebelum akhirnya menyerah 1-2 dari Ekuador pada laga penutup grup.

Ronald Koeman Waspadai Ancaman Maroko Meski Belanda Bukan Favorit Juara

Nagelsmann berharap kekalahan dari Ekuador tersebut menjadi pelajaran berharga bagi anak asuhnya.

Ia menuntut skuadnya untuk segera bangkit dan meminimalisir kesalahan mendasar saat menghadapi taktik pertahanan rapat Paraguay.

“Jika menang, semuanya terasa sempurna, jika kalah, semuanya terasa kacau,” kata Nagelsmann.

Sang pelatih memastikan timnya melakukan persiapan maksimal demi memperbaiki penampilan dibandingkan laga terakhir.

“Yang bisa kami lakukan hanyalah bersiap sebaik mungkin. Kami semua ingin tampil lebih baik dibandingkan saat melawan Ekuador,” pungkasnya.

Komentar