Berita

Bitcoin Anjlok ke 61.378 Dolar AS, Pasar Tertekan

bitcoin-anjlok-ke-level-60.000-dolar-as
Bitcoin Anjlok ke Level 60.000 Dolar AS

Jakarta – Bitcoin kembali tertekan pada perdagangan Sabtu pagi, 6 Juni 2026. Berdasarkan data CoinMarketCap, aset kripto terbesar di dunia itu turun 3,57 persen ke level 61.378 dolar AS setelah sempat merosot hingga 59.099 dolar AS, titik terendahnya sejak Oktober 2024.

Dalam sepekan terakhir, pelemahan Bitcoin tercatat mencapai sekitar 16 persen. Koreksi itu sekaligus membuat harga Bitcoin anjlok lebih dari 50 persen dari rekor tertinggi sekitar 126.000 dolar AS yang diraih pada Oktober 2025.

Tekanan di pasar kripto muncul dari sejumlah sentimen negatif. Salah satunya adalah aksi jual sebagian kepemilikan Bitcoin oleh Strategy. Di saat bersamaan, data ekonomi Amerika Serikat yang menguat ikut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan mengurangi minat investor terhadap aset berisiko.

Faktor lain yang menambah beban datang dari ketidakpastian regulasi kripto di Amerika Serikat. Peralihan dana investor ke saham teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI juga disebut ikut mengalihkan perhatian pasar dari Bitcoin.

Meski demikian, sebagian pelaku pasar melihat koreksi tajam ini dari sisi berbeda. Mereka menilai penurunan harga justru bisa menjadi momentum akumulasi, dengan alasan fundamental Bitcoin masih kuat dan membuka peluang masuk bagi investor jangka panjang.

Pemko Payakumbuh Luncurkan Gerakan Resik di Hari Lingkungan 2026

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru