LONDON, Gonesia.com – Arsenal resmi mengamankan tanda tangan winger asal Yunani, Christos Tzolis, dari Club Brugge untuk memperkuat lini serang mereka pada musim kompetisi 2026/2027.
Langkah ini diambil manajemen The Gunners untuk mengisi kekosongan posisi sayap kiri pasca hengkangnya Leandro Trossard ke klub Turki, Besiktas.
Pemain berusia 24 tahun tersebut ditebus dengan mahar senilai 34 juta poundsterling atau setara dengan Rp750 miliar.
Sebagai bagian dari proyek jangka panjang Mikel Arteta, Tzolis telah menandatangani kontrak resmi yang akan mengikatnya di Emirates Stadium hingga tahun 2031.
Sebelum pengumuman resmi dirilis pada Sabtu (25/7/2026), sang pemain telah merampungkan serangkaian tes medis di London.
Proses transfer yang berjalan mulus memungkinkan Tzolis untuk segera bergabung dengan skuad dalam rangkaian persiapan pramusim.
Kepindahan ke London Utara ini menjadi babak baru bagi Tzolis setelah sebelumnya sempat mengalami masa sulit di Inggris bersama Norwich City pada periode 2021 hingga 2024.
Ia mengakui bahwa kegagalan menembus persaingan Premier League di masa lalu memicu motivasi lebih besar untuk membuktikan kualitasnya.
Kebangkitan performanya tercatat saat ia merumput di Belgia, di mana ia menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Club Brugge.
Selama tiga musim terakhir, ia sukses mencatatkan statistik impresif dengan total 43 gol dan 45 assist dari 108 pertandingan di seluruh kompetisi.
Kontribusi signifikannya bahkan berperan krusial dalam membawa Club Brugge menjuarai liga domestik pada musim lalu.
Dalam pernyataan pertamanya sebagai pemain Arsenal, ia mengaku sangat bangga bisa bergabung dengan klub yang baru saja menjuarai Liga Inggris.
Ia mengungkapkan bahwa ketertarikan Arsenal awalnya disampaikan oleh sang agen.
Seiring berjalannya waktu, pembicaraan berkembang semakin serius hingga akhirnya kesepakatan berhasil dicapai.
Tzolis juga mengaku mendapat kesan positif setelah berbincang langsung dengan Mikel Arteta.
Menurut dia, pelatih asal Spanyol itu menjelaskan visi klub, rencana permainan, hingga peran yang akan diembannya di dalam tim.
Ia menggambarkan dirinya sebagai pemain yang selalu berorientasi pada skema penyerangan.
Pemain Timnas Yunani tersebut menyatakan dirinya senang mencetak gol maupun menciptakan peluang bagi rekan setimnya.
Meski demikian, ia menegaskan dirinya tetap siap membantu tim saat kehilangan bola dan bekerja keras dalam fase bertahan.
Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, menilai keputusan mendatangkan Tzolis didasari oleh fleksibilitas sang pemain di lini depan.
Dia memiliki penyelesaian akhir yang tajam dengan kedua kaki, kemampuan teknik yang mumpuni, serta produktivitas yang konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Kehadirannya diyakini akan menambah kualitas sekaligus variasi serangan Arsenal menghadapi padatnya jadwal kompetisi musim 2026/2027.
Kondisi fisik pemain ini juga dinilai sudah sangat siap karena ia telah mengikuti program pramusim bersama klub sebelumnya.
Klub berharap Tzolis dapat langsung beradaptasi dengan gaya permainan Arteta dan memberikan kontribusi sejak laga-laga awal musim mendatang.


