IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Iran Lancarkan Serangan Drone ke Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania

Ilustrasi pesawat nirawak militer terbang di atas pangkalan udara saat ketegangan geopolitik meningkat.
Iran melancarkan serangan pesawat nirawak ke pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan Yordania pada Jumat (24/7).

JAKARTA, Gonesia.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Iran melancarkan operasi serangan pesawat nirawak (drone) yang menyasar dua pangkalan militer strategis Amerika Serikat di Bahrain dan Yordania pada Jumat (24/7).

Eskalasi ini memicu kekhawatiran global menyusul laporan mengenai bunyi sirene peringatan serangan udara yang sempat menggegerkan warga di Bahrain.

Otoritas keamanan setempat segera mengeluarkan instruksi darurat agar masyarakat mencari perlindungan di lokasi aman sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ledakan maupun kebakaran.

Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) merampungkan malam ke-13 operasi serangan militer berkelanjutan terhadap target-target di wilayah Iran.

Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Republik Islam Iran mengklaim bahwa serangan drone tersebut telah menyasar fasilitas vital di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Alasan Dude Harlino Kembalikan Uang Rp 5,2 Miliar ke Bareskrim

Menurut militer Iran, serangan itu menghantam tangki bahan bakar, gudang penyimpanan, hanggar peralatan, serta kompleks tempat tinggal personel militer Amerika Serikat.

Selain Bahrain, pihak militer Iran juga menyatakan telah menyasar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti atau Al-Azraq yang berlokasi di wilayah Yordania.

Ia menambahkan bahwa sasaran yang disebut meliputi hanggar pesawat, fasilitas pemeliharaan, hingga area tempat tinggal pasukan AS yang berada di pangkalan tersebut.

Hingga kini, klaim sepihak dari militer Iran tersebut belum mendapatkan verifikasi secara independen oleh pihak internasional maupun otoritas terkait.

Pemerintah Bahrain, Yordania, hingga pihak militer Amerika Serikat sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai dampak kerusakan fisik di lapangan.

Amnesty Internasional Kritik Pernyataan Prabowo Soal Istilah Londo Ireng

Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka yang timbul akibat operasi militer yang diklaim oleh pihak Iran tersebut.

Situasi di lapangan masih diselimuti ketidakpastian mengingat kedua negara kini terlibat dalam aksi saling serang yang menyasar infrastruktur militer strategis.

Konflik terbuka ini menandai babak baru dalam eskalasi ketegangan antara Teheran dan Washington yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.

Operasi militer yang terjadi pada Sabtu (25/7) ini menambah panjang daftar ketegangan setelah rentetan serangan yang dilakukan CENTCOM selama dua pekan terakhir.

Para pengamat militer mencatat bahwa serangan drone ini menunjukkan kemampuan Iran dalam menargetkan instalasi militer yang sebelumnya dianggap aman oleh pasukan koalisi.

Mengenal Arti Londo Ireng yang Disebut Presiden Prabowo dalam Pidatonya

Hingga saat ini, belum terdapat rincian lebih lanjut apakah fasilitas yang disebut benar-benar mengalami kerusakan parah atau hanya mengalami gangguan minor.

Dunia internasional kini menanti pernyataan resmi dari Pentagon terkait langkah balasan atau klarifikasi mengenai tingkat keamanan personel mereka di kedua pangkalan tersebut.

Seluruh pihak yang terlibat dalam konflik ini tampak masih menahan diri untuk mengeluarkan rincian data kerusakan secara transparan kepada publik.

Situasi keamanan di kawasan tersebut diprediksi masih akan berada dalam status siaga tinggi mengingat potensi serangan susulan dari kedua belah pihak.

Komentar