Jakarta – Tekanan jual masih membebani pasar saham domestik pada perdagangan sesi pertama, Rabu (7/10), ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,55% atau 34,14 poin ke posisi 6.158. Di saat yang sama, investor asing mencatatkan jual bersih senilai Rp 663,34 miliar hingga jeda makan siang.
Koreksi itu juga tercermin pada pergerakan sektoral. Dari 11 sektor di Bursa Efek Indonesia, 10 sektor parkir di zona merah. Sektor energi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 1,38%, disusul industri yang terkoreksi 1,33%.
Di sektor energi, tekanan terbesar datang dari saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang anjlok 6,32% ke level Rp 12.600. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ikut turun 2,58% ke Rp 1.135, sedangkan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merosot 3,7% ke Rp 1.040.
Pada sektor industrial, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 2,98% ke Rp 25.225. PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,83% menjadi Rp 4.780, sementara PT Bach Multi Global Tbk (BACH) terkoreksi 3,28% ke Rp 354.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi pada sesi pertama mencapai 32,1 miliar saham dengan frekuensi 899,32 ribu kali. Nilai transaksi tercatat Rp 31,67 triliun, sementara kapitalisasi pasar berada di level Rp 10.843 triliun.
Secara keseluruhan, 261 saham menguat, 345 saham melemah, dan 181 saham stagnan.
Aksi jual asing paling besar terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp 132,14 miliar. Setelah itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dilepas senilai Rp 96,8 miliar dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar Rp 25,36 miliar.
Meski demikian, BBCA tetap menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan hingga siang ini dengan nilai transaksi Rp 406,77 miliar. GOTO menyusul di posisi berikutnya dengan nilai Rp 204,59 miliar, lalu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan Rp 195,30 miliar.
Sentimen negatif juga terlihat di bursa Asia. Pada perdagangan siang ini, mayoritas indeks utama kawasan tertekan. Nikkei Jepang turun 0,78% ke 70.136, Hang Seng terkoreksi 0,69% ke 24.114, dan Kospi Korea melemah 1,4% ke 6.844. Sementara itu, Shanghai Composite justru bergerak naik 0,31% ke 3.842.
Sejumlah saham penghuni daftar top gainers siang ini adalah PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) yang melonjak 13,95% ke Rp 49, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik 8,42% ke Rp 7.400, dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang menguat 4,51% ke Rp 278.
Adapun daftar top losers dipimpin PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) yang turun 10% ke Rp 108. Di bawahnya ada BYAN yang terkoreksi 6,32% ke Rp 12.600 serta ENRG yang melemah 3,7% ke Rp 1.040.


