IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

BNPP Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Perbatasan dengan Negara Tetangga

Mendagri Tito Karnavian memimpin diskusi Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Kantor BNPP RI Jakarta.
Mendagri Tito Karnavian memimpin diskusi penguatan kerja sama pengelolaan perbatasan di Kantor BNPP RI, Jakarta.

Jakarta, Gonesia.com – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) kini memprioritaskan transformasi kawasan perbatasan dari sekadar wilayah pinggiran menjadi beranda depan negara yang produktif.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning yang berlangsung di Kantor Sekretariat Tetap BNPP RI, Jakarta, Rabu (16/9), sebagaimana dilansir JPNN.com.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, selaku Kepala BNPP RI, memimpin langsung diskusi yang mengusung tema “Strengthening Cooperation in Managing Our Border to Promote Prosperity”.

Forum ini menjadi wadah krusial untuk mempererat kolaborasi dengan sepuluh negara tetangga yang berbatasan langsung dengan wilayah kedaulatan Indonesia.

Tito menekankan bahwa fokus utama pengelolaan perbatasan tetap berlandaskan pada perlindungan kedaulatan negara dan pengamanan wilayah.

Prabowo Minta Gedung Besar di Jakarta Bangun Vertical Garden demi Kota Hijau

“Nomor satu tentu saja untuk melindungi kedaulatan negara, khususnya menjaga dan mengamankan batas wilayah kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan ini melibatkan sinergi lintas sektoral, mulai dari TNI, Polri, imigrasi, hingga otoritas bea cukai dan karantina.

Saat ini, pemerintah tengah mengoptimalkan operasional 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah ada dan menargetkan perluasan hingga mencapai 24 titik.

Pemerintah berupaya mengubah paradigma pembangunan perbatasan agar kawasan tersebut mampu memicu pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

“Perbatasan bukan lagi sekadar ‘halaman belakang’ Indonesia. Kami ingin menciptakan perbatasan sebagai ‘halaman depan’ negara,” kata dia.

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Ini Kekhawatiran PPPK dan PPPK Paruh Waktu

Tito menyoroti pentingnya komunikasi intensif dengan negara tetangga agar aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan memberikan dampak positif bagi masyarakat di kedua sisi.

Ia juga mencatat fenomena unik terkait kedekatan sosial, budaya, dan kekerabatan yang melintasi batas-batas administratif antarnegara.

“Di Papua Nugini, warga negara Papua Nugini ada yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia, saya pernah bertemu dengan mereka. Dan beberapa orang Indonesia juga tinggal di Papua Nugini. Ini cukup unik bagi kami,” ucapnya.

Dalam konteks diplomasi, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kemitraan dengan Malaysia yang telah menghasilkan progres signifikan dalam penyelesaian area sengketa.

Meski demikian, pemerintah kini memberikan atensi khusus pada pengelolaan wilayah Pulau Sebatik yang memiliki karakteristik unik dan kompleks.

Terpapar Asap Kebakaran Lahan di Punclut, 4 Lansia Dilarikan ke Puskesmas

Tim khusus telah dibentuk oleh BNPP RI bersama kementerian terkait untuk memetakan solusi terbaik dalam pengelolaan wilayah tersebut bersama otoritas Malaysia.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan diplomatik strategis, termasuk duta besar dari Malaysia, Papua Nugini, Timor-Leste, Vietnam, Singapura, dan Filipina.

Turut hadir pula perwakilan dari Australian Border Force serta Kedutaan Besar India untuk memperkuat dialog kemitraan perbatasan.

Penguatan komunikasi ini diharapkan dapat menekan potensi konflik sekaligus membuka ruang interaksi sosial-ekonomi yang lebih luas bagi warga perbatasan.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, BNPP RI optimistis dapat menciptakan stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

05

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

06

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

07

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru