Denpasar – Sebuah pikap pembawa sekitar 400 liter Pertamax hangus terbakar di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sesetan, Denpasar Selatan, tepat di sisi kantor PT BTID, Senin (28/9) sore sekitar pukul 16.57 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kendaraan serta muatan BBM dilaporkan ludes dilalap api.
Pikap warna putih bernomor polisi DK 8823 KC itu dikemudikan WRB alias Ronal, 23 tahun, seorang pekerja swasta asal Nusa Tenggara Timur. Di bak kendaraan, terdapat 16 jeriken berisi Pertamax milik Made Ariana, 42 tahun.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, BBM tersebut baru dibeli dari SPBU Matahari Terbit. Rencananya, bahan bakar itu akan dibawa ke Pelabuhan Benoa untuk keperluan bahan bakar kapal boat.
Saat melintas dari arah timur ke barat, Ronal mendadak mendapat peringatan dari pengendara lain yang melihat api muncul di bagian belakang kendaraan. “Di tengah perjalanan, seorang pengemudi mobil lain yang melintas berteriak memberi tahu pengemudi bahwa ada api di bagian belakang pikap,” ujar Adi Saputra Jaya, Senin (28/9).
Mendengar hal itu, Ronal panik dan langsung menepikan kendaraan. Namun api cepat membesar. Karena khawatir keselamatannya terancam, ia segera menyelamatkan diri dan meninggalkan pikap di pinggir jalan.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi. Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 17.35 WITA.
Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70 juta. Polisi sementara menduga kebakaran dipicu korsleting pada sistem kelistrikan mobil. Dugaan itu menguat karena pikap tersebut baru selesai turun mesin sekitar dua pekan lalu.
Bangke kendaraan kini sudah dievakuasi dan dipindahkan ke pinggir Jalan Raya Serangan agar arus lalu lintas tidak terganggu.


