IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG berpeluang menguat terbatas pekan ini, cermati saham MDKA, ULTJ, BTPN

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas di Tengah Libur Iduladha, Cek Rekomendasi Sahamnya

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan peluang penguatan teknikal (*technical rebound*) yang terbatas pada pekan ini. Aktivitas perdagangan diperkirakan lebih sensitif mengingat bursa hanya beroperasi selama tiga hari karena adanya libur nasional Hari Raya Iduladha.

Kondisi ini menyusul tekanan hebat yang dialami indeks komposit pada periode 18–22 Mei 2026. Sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi tajam sebesar 8,35 persen ke level 6.162,045, bahkan sempat menyentuh posisi terendah tahun ini di level 5.966.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, menjelaskan bahwa kejatuhan indeks dipicu oleh kombinasi sikap menghindari risiko (*risk-off*) dari para investor. Faktor eksternal berasal dari sikap *hawkish* The Fed yang diprediksi mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin memicu kekhawatiran pasar terhadap perlambatan likuiditas ekonomi. Selain itu, rencana implementasi kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas strategis sempat memperparah kecemasan investor.

Jelang Keputusan BI Rate, Rupiah Melemah ke Rp 17.910 per Dolar AS

“Namun, munculnya rumor penundaan kebijakan tersebut hingga 1 Januari 2027 berhasil memicu *rebound* signifikan pada akhir pekan, khususnya didorong oleh lonjakan sektor *basic materials* dan energi,” ujar Brigita, Senin (25/5/2026).

Di tengah sikap menunggu (*wait and see*) hasil tinjauan FTSE Russell, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (*net sell*) senilai Rp309,52 miliar di akhir pekan. Kondisi ini membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut 10,06 persen menjadi Rp10.635 triliun. Meski demikian, rerata nilai transaksi harian justru naik 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun.

Untuk pekan ini, perhatian investor domestik tertuju pada implementasi kebijakan ekspor satu pintu melalui Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang dilaporkan tetap berlaku mulai 1 Juni 2026.

Sentimen pasar juga sedikit terbantu oleh hasil tinjauan FTSE Russell yang konstruktif dan kebijakan BI yang mulai berdampak positif pada nilai tukar rupiah. Secara teknikal, IHSG masih bergerak di bawah SMA-50 di area 7.166, yang mengindikasikan tren pelemahan jangka menengah masih cukup kuat.

Brigita menilai penguatan yang terjadi saat ini masih bersifat pemulihan teknikal dan belum mengonfirmasi perubahan tren utama. Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan bergerak menyamping (*sideways*) dengan volatilitas tinggi pada rentang *support* 5.996–5.899 dan *resistance* 6.318–6.459.

Prospek Saham Telekomunikasi Menarik, Simak Rekomendasi Analis Samuel Sekuritas

Tekanan jual diperkirakan mereda setelah periode *rebalancing* berakhir, terutama jika nilai tukar rupiah terjaga dan negosiasi AS–Iran berhasil menurunkan tekanan harga energi global.

Berikut adalah rekomendasi saham pilihan untuk pekan ini:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)
– Rekomendasi: Buy
– Entry: 2.720
– Target Harga: 3.000
– Stop Loss: 2.610

2. PT Bank BTPN Tbk. (BTPN)
– Rekomendasi: Buy
– Entry: 2.380
– Target Harga: 2.530
– Stop Loss: 2.310

3. PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ)
– Rekomendasi: Buy
– Entry: 1.635
– Target Harga: 1.725
– Stop Loss: 1.590

Harta Djaya Karya (MEJA) Siapkan Rights Issue untuk Pendanaan Akuisisi

*Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi bukan merupakan tanggung jawab redaksi.*

Komentar