IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Bank Jakarta perkuat fondasi transformasi berkelanjutan

Suasana peluncuran Officer Development Program Information Technology Batch I Bank Jakarta tahun 2026.
Bank Jakarta meluncurkan Officer Development Program Information Technology Batch I untuk memperkuat transformasi digital perusahaan.

JAKARTA, Gonesia.com — Bank Jakarta resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat daya saing di industri keuangan digital melalui peluncuran Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026.

Program pengembangan talenta yang berlangsung mulai Kamis (7/8) ini dirancang sebagai motor penggerak transformasi perusahaan demi menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin menuntut inovasi.

Inisiatif tersebut secara khusus mengusung tema Building Future Digital Leaders for a Smarter, Safer, and Stronger Bank Jakarta.

Manajemen perusahaan menyadari bahwa aset fisik tidak lagi menjadi satu-satunya penentu keunggulan di tengah era digitalisasi yang masif.

Investasi pada sumber daya manusia kini diposisikan sebagai fondasi utama untuk menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

IHSG Menguat 2,78% Sepekan, Simak Saham Pilihan yang Diborong Asing

Program ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara pihak bank dengan BINUS University.

Sinergi antara dunia industri dan akademisi ini bertujuan untuk mencetak tenaga ahli yang adaptif terhadap tantangan teknologi informasi masa kini.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, dalam keterangan resmi yang diterima Katadata pada Sabtu (8/8), memberikan penekanan penting terkait langkah ini.

“Kami meyakini bahwa kemampuan untuk terus beradaptasi dan berinovasi merupakan fondasi utama agar Bank Jakarta mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan industri yang semakin dinamis. Oleh karena itu, melalui Officer Development Program Information Technology ini, kami menyiapkan talenta digital yang akan menjadi bagian penting dalam mengakselerasi transformasi tersebut,” ujar Agus.

Transformasi yang tengah dijalankan bank ini mencakup spektrum yang luas mulai dari aspek bisnis hingga pengembangan budaya perusahaan.

IHSG Menguat 2,78% Sepekan, Simak Proyeksi Analis untuk Perdagangan Berikutnya

Penguatan kapabilitas teknologi informasi menjadi prioritas utama untuk menjawab ekspektasi nasabah yang menginginkan layanan cepat dan aman.

Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto, menyebut bahwa perkembangan teknologi membawa tantangan besar sekaligus peluang baru.

Ia menyoroti pentingnya penguasaan teknologi mulai dari artificial intelligence, big data, hingga modernisasi arsitektur sistem.

Menurutnya, kebutuhan akan talenta yang memahami karakteristik bisnis perbankan menjadi sangat krusial saat ini.

“Selain penguasaan aspek teknologi, mereka juga dibekali pemahaman mengenai bisnis dan operasional perbankan sehingga mampu menghadirkan solusi digital yang inovatif, memperkuat ketahanan sistem, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung akselerasi transformasi Bank Jakarta secara berkelanjutan,” jelasnya.

Harga Emas Antam Naik Rp40.000 Jadi Rp2,69 Juta per Gram

Program ini diikuti oleh 17 peserta terpilih yang akan ditempa untuk memiliki keseimbangan antara kompetensi teknis dan manajerial.

Direktur Utama Creates by BINUS, Prof. Firdaus Alamsjah, turut memberikan pandangannya mengenai kualifikasi pemimpin digital masa depan.

Ia menekankan bahwa transformasi digital menuntut individu yang memiliki ketangkasan tinggi serta kemampuan kolaborasi yang kuat.

“Kami juga mendorong para peserta untuk tidak takut bertanya dan aktif mengeksplorasi berbagai perspektif selama proses pembelajaran. Rasa ingin tahu, keberanian untuk belajar, dan kemampuan berkolaborasi merupakan bagian penting dari kesiapan talenta masa depan,” kata Prof Firdaus.

Melalui program ini, Bank Jakarta berupaya membangun sistem pertahanan siber yang lebih kokoh sekaligus meningkatkan efisiensi operasional internal.

Pengembangan talenta ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi nasabah serta seluruh pemangku kepentingan perusahaan.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam memodernisasi arsitektur teknologi informasi mereka secara menyeluruh.

Bank Jakarta menargetkan para lulusan program ini nantinya akan menjadi tulang punggung dalam menghadapi ancaman cybersecurity yang semakin kompleks di masa depan.

Komentar