Teknologi

Polda Jateng Gandeng IPOT Dorong Literasi Finansial Generasi Muda

Surakarta – Polda Jawa Tengah memanfaatkan ajang eSports Mobile Legends: Bang Bang untuk menjaring talenta muda sekaligus mengampanyekan pentingnya sportivitas, keamanan digital, dan literasi keuangan.

Turnamen bertajuk “Kapolda Jateng Cup 2026” itu digelar di De Tjolomadoe Convention Hall, Karanganyar, pada 20-21 Juni 2026, dan menjadi tahap seleksi menuju Kapolri Cup 2026.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut dirancang agar kepolisian lebih dekat dengan generasi digital. Menurut dia, perkembangan teknologi harus diiringi pemanfaatan yang bijak agar anak muda bisa ikut berperan dalam membangun kamtibmas modern.

“Kami ingin melahirkan talenta muda yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kepedulian sosial,” kata Ribut.

Turnamen ini menyediakan total hadiah Rp200 juta, termasuk penghargaan Most Valuable Player atau MVP. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain, kompetisi tersebut juga diarahkan sebagai ruang pembinaan mental juara bagi pelajar dan komunitas eSports.

Pemko Padang Matangkan 19 Agenda HJK 357 yang Semarak

Di tengah penyelenggaraan turnamen, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menggelar program edukasi keuangan bertajuk “Generasi Jateng Cerdas Rupiah”. Program ini menyasar kesenjangan antara tingkat inklusi keuangan anak muda yang sudah mencapai 89,96 persen, dengan literasi keuangan yang baru berada di angka 73,22 persen.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menilai fenomena Fear of Missing Out atau FOMO masih kerap memengaruhi investor muda. Ia menyebut komunitas eSports sebenarnya memiliki modal yang relevan dengan dunia investasi, terutama kemampuan membaca data dan mengambil keputusan cepat, asalkan dibarengi disiplin.

“Sebagai pelopor AI Transformation Platform di Indonesia, kami mendemokratisasikan fitur AI Trading canggih agar dapat digunakan investor ritel muda. Teknologi ini berfungsi sebagai pelindung modal dan penegak disiplin investasi untuk menghindari bias emosional,” ujar Moleonoto.

Dalam sesi edukasi, Equity Analyst IPOT Brigita Kinari mengaitkan strategi bermain MLBB dengan cara mengelola aset. Ia menjelaskan empat kemampuan Smart Money, yaitu Map Awareness untuk membaca tren, Timing untuk memanfaatkan momentum transaksi, Item Build untuk diversifikasi aset, serta disiplin agar tidak tergoda melakukan all-in tanpa perhitungan.

Kolaborasi IPOT dengan Infinix juga menghadirkan booth interaktif yang mengubah suasana kompetisi menjadi ruang belajar finansial. Pengunjung dapat mencoba simulasi investasi yang dikemas mengikuti dunia gaming, sekaligus mengakses fitur AI seperti AI Live Trade dan Bandar Detection (LADI) secara gratis.

Outlook Ketenagakerjaan 2026 Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja Baru

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

04

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

05

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru