Berita

IPC TPK Perkuat Jalur Dagang Indonesia-China dengan SCJX

ipc-tpk-perkuat-konektivitas-perdagangan-indonesia-china
IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Jakarta – Layanan South China Java X-Press (SCJX) resmi menjadi pelayaran internasional perdana yang ditangani IPC TPK pada 2026. Kehadiran rute baru ini dinilai memperkuat jalur perdagangan Indonesia-China sekaligus membuka konektivitas yang lebih luas di jaringan pelayaran intra-Asia.

Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan layanan tersebut menunjukkan kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap kesiapan operasional dan kualitas pelayanan terminal. Ia menegaskan IPC TPK berupaya menyediakan dukungan layanan yang terintegrasi agar kebutuhan shipping line dapat terlayani lebih efisien.

“Dengan dukungan layanan terminal yang terintegrasi dan kesiapan operasional yang optimal, IPC TPK siap mendukung kebutuhan shipping line dalam menghadirkan konektivitas yang lebih efisien,” ujar Daniel dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2026.

Menurut dia, pembukaan layanan baru ini juga memberi manfaat langsung bagi pengguna jasa karena menghadirkan opsi layanan yang lebih kompetitif. “Kehadiran layanan baru ini tidak hanya memperkuat jaringan pelayaran internasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa melalui pilihan layanan yang lebih kompetitif,” katanya.

Di lapangan, kapal MV Wantai sandar di Terminal Operasi 3 IPC TPK pada Rabu, 27 Mei 2026, pukul 16.20 WIB. Kapal berbendera Liberia itu melayani rotasi Yantian-Xiamen-Nansha-Jakarta-Surabaya-Yantian.

Imigrasi Bongkar Dua Modus Keberangkatan Haji Ilegal

MV Wantai memiliki panjang 210 meter atau Length Over All/LOA dan lebar 32 meter. Kapal petikemas tersebut berkapasitas 2.902 TEUs, dengan aktivitas bongkar muat di Jakarta tercatat mencapai 1.577 boxes.

SCJX menjadi penting di tengah arus perdagangan Indonesia dan China yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, China tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia sekaligus negara tujuan ekspor nonmigas terbesar sepanjang Januari-Maret 2026.

Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke China pada periode itu mencapai 16,50 miliar dolar AS, setara 25,94 persen dari total ekspor nonmigas nasional.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com