JAKARTA, Gonesia.com – Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, berhasil menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan unggulan tuan rumah pada babak pertama turnamen China Open 2026, Rabu (22/7/2026).
Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan bagi Rachel dan Febi yang sebelumnya sempat mengalami kendala dalam performa mereka di beberapa turnamen terakhir.
Menghadapi pasangan unggulan Tiongkok, Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian, bukanlah tugas yang ringan bagi wakil Indonesia tersebut.
Namun, Rachel dan Febi mampu tampil tenang di bawah tekanan suporter tuan rumah yang memadati arena pertandingan.
Mereka sukses mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor ketat 24-22 dan 21-17.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa adaptasi taktik yang mereka terapkan berjalan cukup efektif di lapangan.
Febi menjelaskan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari evaluasi mendalam setelah mereka menelan dua kekalahan beruntun pada pertemuan sebelumnya.
“Kami belajar dari dua kekalahan sebelum ini jadi tadi dari awal coba langsung meningkatkan hawa mainnya dan fokus untuk menyerang duluan,” ungkap Febi sebagaimana dilansir dari laman resmi PBSI.
Ia menambahkan bahwa fokus utama mereka di laga berikutnya adalah meminimalisir angka yang hilang akibat kesalahan sendiri.
“Untuk besok, kami masih harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri,” ujarnya.
Di sisi lain, Rachel menyoroti tantangan teknis berupa kondisi lapangan yang cukup berangin sepanjang pertandingan berlangsung.
Ia menyatakan bahwa penguasaan situasi lapangan menjadi kunci utama keberhasilan mereka dalam mengontrol jalannya laga.
“Dengan kondisi lapangan yang berangin kami bisa memanfaatkan situasi itu,” tutur Rachel.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa timnya sudah memiliki persiapan matang terkait strategi saat menghadapi perpindahan posisi di lapangan.
“Kami sudah tahu harus bermain seperti apa baik saat kalah ataupun menang angin. Puji Tuhan bisa berjalan dengan baik hari ini,” lanjutnya.
Mengenai target jangka pendek, Rachel menegaskan keinginan mereka untuk tetap konsisten dalam menjaga fokus di setiap babak.
“Target awal kami dan juga kak Karel adalah menang di partai ini dan itu sudah berhasil. Setelah ini baru fokus ke pertandingan-pertandingan selanjutnya, satu demi satu. Semoga kami bisa mendapat hasil terbaik,” tambahnya.
Kini, Rachel dan Febi sudah ditunggu oleh pasangan Amerika Serikat, Lauren Lam dan Allison Quynh Lee, di babak 16 besar.
Meskipun secara peringkat dunia Rachel dan Febi berada di posisi yang lebih diunggulkan dibandingkan lawan mereka, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.
Tim pelatih berharap mereka tidak meremehkan lawan dan tetap menjaga pola permainan yang sudah terbukti efektif hari ini.
Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum bagi Rachel dan Febi untuk melangkah lebih jauh di ajang China Open 2026.


