Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan lonjakan tajam 302,077 poin atau 5,03 persen ke posisi 6.309,733. Penguatan ini terjadi setelah indeks sempat dibuka di level 6.007 dan bergerak naik-turun sepanjang sesi, namun tetap bertahan di jalur penguatan hingga menyentuh level tertinggi intraday 6.313.
Pergerakan pasar pada hari itu didominasi saham-saham yang menguat. Sebanyak 660 saham tercatat naik, jauh melampaui 86 saham yang melemah, sementara sisanya tidak bergerak.
Ramainya transaksi juga turut mewarnai perdagangan. Tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar pada sesi pertama adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Penguatan IHSG berjalan seiring dengan menguatnya seluruh indeks sektoral. Sektor energi memimpin kenaikan dengan lonjakan 5,81 persen, disusul bahan baku yang naik 5,70 persen dan perindustrian yang menguat 5,67 persen.
Sektor lain juga bergerak positif. Siklikal naik 4,81 persen, keuangan 3,94 persen, transportasi dan logistik 4,12 persen, infrastruktur 4,38 persen, non-siklikal 3,16 persen, properti 2,26 persen, teknologi 1,86 persen, dan kesehatan 1,09 persen.
Tak hanya IHSG, sejumlah indeks utama Bursa Efek Indonesia ikut mencatat penguatan. LQ45 naik 5,50 persen ke level 630,326, Jakarta Islamic Index (JII) melonjak 6,70 persen menjadi 383,107, IDX30 menguat 5,09 persen ke 356,234, dan MNC36 bertambah 5,63 persen ke 277,497.

