Yogyakarta – Gelandang berusia 24 tahun, Donny Warmerdam, resmi mengakhiri masa baktinya bersama PSIM Yogyakarta. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama untuk musim kompetisi mendatang.
Tidak lama setelah meninggalkan klub berjuluk Laskar Mataram tersebut, Warmerdam langsung mendapatkan pelabuhan karier baru. Ia diketahui telah menandatangani kontrak berdurasi satu musim bersama klub kasta kedua Liga Belanda atau Eerste Divisie, De Graafschap.
Manajemen PSIM Yogyakarta menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi yang telah diberikan sang pemain sepanjang musim lalu. Melalui unggahan resmi di media sosial, klub mengucapkan terima kasih sekaligus mendoakan kesuksesan pemain jebolan akademi Ajax tersebut di masa depan.
“Terima kasih, Donny Warmerdam! Kontribusi Anda untuk PSIM Jogja akan selalu kami hargai. Semoga sukses di masa depan,” tulis pernyataan resmi PSIM Yogyakarta melalui akun Instagram klub.
Perjalanan karier Warmerdam di Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Saat pertama kali bergabung dengan PSIM Yogyakarta, ia sempat terkendala masalah kebugaran fisik. Pemain tersebut harus menepi di putaran pertama akibat cedera engkel yang cukup serius.
Ia baru bisa kembali merumput dan berkontribusi bagi tim memasuki putaran kedua kompetisi. Secara keseluruhan, Warmerdam mencatatkan 11 penampilan selama berseragam PSIM Yogyakarta, di mana delapan di antaranya ia jalani sebagai starter.
Namun, kiprahnya di laga penutup musim sempat terganggu. Warmerdam harus absen dalam pertandingan krusial melawan Arema FC lantaran mendapatkan kartu merah pada laga sebelumnya.
Kini, pemain tersebut telah resmi kembali ke Eropa untuk bergabung dengan De Graafschap. Keputusan ini tergolong sebagai reuni, mengingat Warmerdam pernah membela klub yang bermarkas di De Vijverberg tersebut pada musim 2023/2024.
Warmerdam mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali menjadi bagian dari skuad De Graafschap. Ia mengaku mantap memilih klub tersebut setelah melakukan diskusi mendalam dengan pihak manajemen mengenai proyek masa depan tim.
Menurut Warmerdam, rencana jangka panjang yang dipaparkan oleh Berry dan Thomas menjadi faktor penentu keputusannya. Ia merasa yakin dengan arah kebijakan yang ditetapkan untuk dirinya maupun untuk tim secara keseluruhan.
“Saya senang bisa kembali ke Achterhoek. Setelah percakapan yang baik dengan Berry dan Thomas, saya langsung yakin,” ujar Warmerdam.
Ia menambahkan bahwa dirinya merasa terhormat bisa kembali berkontribusi bagi De Graafschap. Warmerdam menyatakan kesiapannya untuk memberikan performa maksimal demi mencapai target yang telah ditetapkan oleh klub pada musim mendatang.
“Mereka memiliki rencana yang jelas untuk saya dan tim. Saya senang menjadi bagian dari itu. Mari kita berikan yang terbaik bersama-sama lagi,” pungkasnya.


