GIANYAR, Gonesia.com – Sebanyak 14.100 pelari dari 46 negara sukses menuntaskan ajang Maybank Marathon 2026 yang berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, pada Minggu (23/8).
Perhelatan yang memasuki tahun ke-15 ini menyajikan persaingan ketat di berbagai kategori, mulai dari Marathon (42,1 kilometer), Half Marathon (21,1 kilometer), 10K (10 kilometer), hingga kategori khusus Wheelchair.
Dominasi pelari mancanegara masih terasa kuat pada kategori Marathon Open Male dan Female.
Atlet asal Kenya, Michael Kimani Kamau, keluar sebagai juara kategori Marathon Open Male dengan catatan waktu dua jam 16 menit 10 detik.
Di sektor putri, Veronicah Njeri Maina yang juga berasal dari Kenya berhasil mengamankan podium pertama dengan waktu dua jam 37 menit 22 detik.
Sementara itu, prestasi membanggakan ditorehkan oleh atlet nasional Indonesia, Robi Syianturi.
Robi berhasil menjuarai kategori Marathon National Male setelah mencatatkan waktu dua jam 28 menit 30 detik.
Sektor Marathon National Female dimenangkan oleh Ina Lydia dengan waktu tempuh tiga jam sembilan menit 55 detik.
Terkait apresiasi bagi para juara, penyelenggara memberikan hadiah sebesar Rp260 juta untuk pemenang Marathon Open serta Rp100 juta bagi juara Marathon National.
Perhelatan ini dimulai sejak dini hari melalui proses flag-off bertahap, diawali kategori Marathon pukul 04.20 WITA, disusul Half Marathon pukul 05.30 WITA, serta 10K dan Wheelchair pada pukul 06.00 WITA.
President Director Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyatakan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi perebutan gelar juara.
“Hari ini kami tidak hanya merayakan para pemenang, tetapi juga seluruh peserta yang telah berani berdiri di garis start, menantang dirinya sendiri, dan menyelesaikan perlombaan,” ujar Steffano Ridwan sebagaimana dilansir dari JPNN.com pada Minggu (23/8).
Ia menambahkan, Maybank Marathon 2026 menjadi ruang krusial bagi para pelari untuk menguji batas kemampuan fisik serta merayakan semangat sportivitas di lintasan lari.
Keberhasilan penyelenggaraan ajang berskala internasional ini tidak lepas dari perencanaan yang matang dari pihak panitia.
Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan, menegaskan bahwa kesuksesan event tersebut merupakan hasil dari kolaborasi lintas pihak yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama tim mencakup pematangan lintasan, penyediaan layanan medis yang sigap, hingga pengaturan operasional selama hari perlombaan berlangsung.
“Tantangan terbesar kami bukan sekadar jumlah peserta, melainkan memastikan setiap pelari merasa aman, nyaman, dan bangga dari garis start hingga finish,” tutur Bambang Irawan.
Seluruh rangkaian acara di Bali United Training Center dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.
Tingginya antusiasme peserta dari puluhan negara menunjukkan posisi strategis ajang ini dalam kalender lari dunia.
Penyelenggaraan tahun ini sekaligus mempertegas komitmen pihak penyelenggara dalam menjaga standar kualitas perlombaan lari jarak jauh di Indonesia.


