Serdang Bedagai – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, telah melampaui target awal pekerjaan. Hingga kini, progres fisik proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) itu tercatat mencapai 53,71 persen, lebih tinggi dibandingkan rencana sebesar 50,03 persen.
Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, turun langsung meninjau lokasi pada Jumat (12/6/2026) untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor pendidikan tersebut tetap berada di jalur yang ditetapkan. Ia menargetkan fasilitas itu dapat segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang.
Pembangunan SR Serdang Bedagai berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare dan menjadi bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.
Dalam peninjauan itu, Firmansyah menekankan bahwa percepatan pekerjaan harus berjalan seiring dengan mutu dan keselamatan konstruksi. Ia meminta seluruh jajaran memaksimalkan material, tenaga kerja, serta peralatan yang tersedia agar pekerjaan lebih efektif dan efisien.
“Seluruh sumber daya yang tersedia, baik material, tenaga kerja, maupun peralatan, harus dimaksimalkan dengan baik. Kita juga perlu melakukan inovasi percepatan pelaksanaan pekerjaan, namun tetap berada dalam koridor spesifikasi teknis dan aturan konstruksi yang berlaku,” kata Firmansyah.
Ia juga menegaskan, sekolah tersebut harus dipastikan berfungsi optimal sebagai ruang belajar-mengajar yang layak dan mendukung aktivitas pendidikan secara penuh. Menurut dia, inovasi di lapangan memang dibutuhkan untuk menjawab tantangan proyek, tetapi hasil akhir tetap tak boleh dikompromikan.
Firmansyah menyebut, seluruh rangkaian proyek Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 lokasi di Indonesia ditargetkan tuntas pada Juni 2026. “Kualitas hasil akhir tetap menjadi prioritas utama agar bangunan dapat digunakan secara aman, layak, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Di sisi lain, Nindya Karya menilai proyek pendidikan ini memberi kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan. Firmansyah sebelumnya mengatakan, renovasi Sekolah Rakyat menjadi salah satu pekerjaan yang mampu memadukan ketepatan waktu, efisiensi biaya, dan inovasi teknologi.
“Selain skema penugasan, kami sebagai BUMN konstruksi telah berhasil merampungkan sejumlah proyek infrastruktur prioritas nasional tepat waktu. Semua pencapaian ini tidak hanya memperkuat posisi Nindya Karya sebagai kontraktor andal, tetapi juga menjadi komitmen bahwa Nindya Karya mampu menggabungkan ketepatan waktu, efisiensi biaya, dan inovasi teknologi dalam setiap pekerjaan,” tuturnya.
Dengan total luas bangunan terbangun mencapai 17.400 meter persegi, Sekolah Rakyat Serdang Bedagai diharapkan menjadi fasilitas pendidikan representatif yang mampu menampung ribuan siswa. Kehadirannya juga diproyeksikan memberi dampak lanjutan, tidak hanya bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga bagi ekonomi warga di sekitar lokasi.

