SURABAYA, Gonesia.com – Gelandang Persebaya Surabaya, Gledson Paixao, menegaskan komitmen profesionalnya untuk tetap memberikan kontribusi maksimal bagi tim meski belum mendapatkan posisi sebagai pemain inti dalam dua laga awal Super League 2026/27.
Pemain asal Brasil ini tercatat selalu diturunkan sebagai pemain pengganti dalam setiap pertandingan yang telah dijalani skuad berjuluk Green Force tersebut.
Pemain berusia 31 tahun itu menyadari sepenuhnya bahwa dalam kompetisi jangka panjang, tidak ada jaminan bagi seorang pemain untuk selalu tampil sejak menit pertama.
Kendati perannya saat ini terbatas di lapangan, ia mengaku kondisi fisiknya terus mengalami peningkatan yang signifikan seiring bertambahnya menit bermain.
“Saya merasa performa saya makin membaik. Saya tidak peduli apakah nantinya bermain sebagai starter atau masuk sebagai pemain pengganti,” ucapnya seperti dilansir JPNN.com.
Ia menekankan bahwa mentalitas seorang atlet profesional harus tetap terjaga dalam situasi apa pun yang diberikan oleh tim pelatih.
“Saya harus selalu siap, entah bermain 30 detik, satu menit, lima menit, atau 90 sampai 100 menit,” tegasnya.
Persaingan di lini tengah Persebaya Surabaya saat ini memang tergolong sangat ketat karena keberadaan sejumlah pemain berkualitas.
Pelatih Bernardo Tavares memiliki banyak opsi untuk mengisi sektor gelandang, mulai dari Toni Firmansyah hingga Rachmat Irianto.
Nama-nama lain seperti Diogo Ramalho, Sadida Nugraha, dan M. Ichsas juga menjadi pesaing berat bagi para pemain di posisi tersebut.
Bahkan, Risto Mitrevski kini turut meramaikan persaingan setelah diberi peran sebagai gelandang bertahan dalam dua laga perdana musim ini.
Gledson memandang dinamika tersebut sebagai aset berharga yang justru menguntungkan bagi kedalaman skuad Persebaya di musim kompetisi yang panjang.
“Saya pikir memiliki tim dengan pemain-pemain berkualitas seperti ini adalah hal yang sangat bagus,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banyaknya pilihan di lini tengah bukan menjadi beban, melainkan tantangan untuk terus menunjukkan kualitas terbaik saat sesi latihan.
Ia memilih untuk bersikap objektif dengan menyerahkan segala keputusan mengenai komposisi pemain sepenuhnya kepada sang pelatih.
Menurutnya, performa di lapangan latihan dan dedikasi selama pertandingan menjadi indikator utama yang akan dipertimbangkan oleh Bernardo Tavares.
“Semua keputusan ada di tangan pelatih. Saya hanya perlu tetap tenang, bekerja keras, dan memastikan ketika kesempatan datang, saya sudah siap membantu klub,” pungkasnya.
Pemain ini kini fokus menjaga konsistensi kebugarannya agar selalu berada dalam kondisi prima kapan pun dibutuhkan oleh tim.
Kesiapan mental yang ditunjukkan oleh Gledson diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemain Persebaya dalam mengarungi ketatnya jadwal Super League musim ini.


