JAKARTA, Gonesia.com – Atletico Madrid sukses menunjukkan dominasi penuh di hadapan publik sendiri setelah melumat Osasuna dengan skor telak 4-0 di Riyadh Air Metropolitano pada Kamis (17/9).
Kemenangan impresif ini membawa skuad asuhan Diego Simeone merangsek naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Spanyol dengan koleksi 13 poin.
Hasil positif tersebut menempatkan mereka hanya terpaut dua angka dari duo raksasa, Real Madrid dan Barcelona, yang saat ini menguasai dua posisi teratas.
Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi Jonathan David yang dipercaya mengisi lini depan menyusul absennya Alexander Sorloth dan Julian Alvarez.
Ia membuka keran gol tuan rumah pada menit ke-24 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Osasuna, Aitor Fernandez.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum meski Atletico terus menekan pertahanan tim tamu sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Los Colchoneros tidak mengendur sedikit pun.
Lee Kang-in berhasil menggandakan keunggulan timnya tepat sembilan menit setelah jeda melalui tembakan keras yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang lawan.
Dominasi Atletico kian tak terbendung ketika Robin Le Normand mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61.
Gol tersebut lahir dari skema sepak pojok yang sempat mengenai pemain lawan sebelum meluncur deras ke pojok kanan atas gawang.
Osasuna benar-benar dibuat tidak berdaya menghadapi gelombang serangan yang dibangun oleh tuan rumah sepanjang laga.
Aitor Fernandez sempat melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan upaya tendangan melengkung dari Lee Kang-in.
Namun, pertahanan Osasuna akhirnya runtuh kembali pada menit ke-82 saat Alex Baena menutup pesta gol Atletico.
Gol penutup tersebut tercipta berkat umpan terobosan brilian dari Johnny Cardoso yang membelah lini pertahanan lawan.
Kemenangan dengan margin empat gol ini sekaligus mengirimkan sinyal bahaya bagi para pesaing Atletico di papan atas klasemen musim ini.
Di sisi lain, kekalahan pahit ini membuat Osasuna harus tertahan di urutan ke-13 klasemen sementara dengan perolehan tujuh poin.
Berdasarkan data resmi laman LaLiga, performa kolektif tim asuhan Diego Simeone sepanjang 90 menit pertandingan memang terlihat jauh lebih matang dibandingkan lawan.
Strategi rotasi pemain yang diterapkan oleh sang pelatih terbukti efektif dalam menjaga stabilitas permainan di tengah absennya beberapa pilar utama.
Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Atletico untuk terus menempel ketat perolehan poin Barcelona dan Real Madrid dalam perburuan gelar juara.
Selanjutnya, fokus tim akan beralih pada persiapan laga mendatang guna mempertahankan tren positif di kompetisi domestik.


