Jakarta, Gonesia.com – Platform investasi digital Ajaib memperluas penetrasi pasar instrumen Exchange Traded Fund (ETF) di kalangan investor muda melalui kolaborasi strategis dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi yang menawarkan likuiditas tinggi serta profil risiko yang lebih terukur bagi para pemula.
Edukasi yang menyasar lebih dari 50 peserta di Sekolah Pasar Modal tersebut dipimpin langsung oleh Financial Expert Ajaib, Ratih Mustikoningsih.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai mekanisme perdagangan hingga manajemen risiko sebelum terjun ke instrumen ETF.
“ETF kini menjadi salah satu instrumen yang makin diminati karena resikonya lebih terukur dan likuiditasnya baik, sehingga cocok untuk investor pemula,” kata Ratih dalam materi yang dipublikasikan Katadata.
Antusiasme peserta yang didominasi generasi muda di Surabaya menjadi indikator positif tingginya minat masyarakat terhadap diversifikasi portofolio.
Strategi Ajaib ini sangat relevan dengan data demografi pasar modal Indonesia yang hingga Juli 2026 didominasi oleh investor individu berusia di bawah 30 tahun.
Statistik BEI menunjukkan bahwa kelompok usia tersebut kini menguasai sekitar 53,85% dari total investor ekuitas domestik.
Dominasi ini menempatkan generasi muda sebagai pilar utama penggerak industri ritel pasar modal nasional.
Secara makro, tren pertumbuhan jumlah investor di Indonesia menunjukkan akselerasi yang signifikan sepanjang tahun berjalan.
Per 15 September 2026, total investor pasar modal nasional telah menembus angka 31.632.107 Single Investor Identification (SID).
Angka tersebut mencatatkan penambahan lebih dari 11,28 juta investor baru sejak awal tahun 2026.
Pertumbuhan ini merepresentasikan lonjakan sebesar 55,45% dibandingkan dengan posisi penutupan akhir tahun 2025.
Merespons tren tersebut, AVP Digital Marketing & Branding Ajaib, Azizah, menyatakan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas pihak yang mendukung inklusi keuangan.
“Pertumbuhan investor di Indonesia pada tahun ini, merupakan hasil dari kolaborasi banyak pihak, dan Ajaib bangga menjadi bagian dari perjalanan itu,” ujar Azizah.
Ia menilai bahwa keberanian anak muda di Surabaya untuk mulai berinvestasi merupakan langkah krusial bagi masa depan ekonomi nasional.
“Semakin banyak anak muda Surabaya yang berani mengambil langkah pertama berinvestasi, dan itu adalah kemenangan bersama untuk masa depan keuangan Indonesia,” lanjutnya.
Kegiatan di Surabaya ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi berkelanjutan yang dilakukan Ajaib di berbagai wilayah tanah air.
Sebelumnya, perusahaan telah menyambangi berbagai daerah mulai dari Pulau Bangka, Bandung, Malang, Yogyakarta, hingga Nusa Tenggara Barat.
Fokus edukasi ini tidak hanya mengejar kuantitas jumlah investor, tetapi juga memastikan kualitas literasi keuangan setiap individu.
Ajaib menegaskan bahwa setiap investor baru harus memahami instrumen yang mereka pilih sebelum menempatkan modal.
Komitmen ini diyakini akan menciptakan ekosistem investasi yang lebih sehat, aman, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.


