IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Tanggapan Bernardo Tavares Soal Kekuatan Persebaya yang Mulai Terbaca Rival

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memberikan keterangan pers terkait kekuatan tim Persebaya Surabaya
Pelatih Bernardo Tavares menyoroti strategi Persebaya Surabaya yang tampil konsisten di Piala Presiden 2026.

SURABAYA, Gonesia.com – Persebaya Surabaya secara konsisten menampilkan kekuatan penuh dalam ajang Piala Presiden 2026, sebuah langkah strategis yang kini memicu spekulasi luas mengenai kesiapan tim menghadapi kompetisi Super League 2026–2027 mendatang.

Keputusan tim pelatih Green Force untuk terus menurunkan komposisi pemain terbaik, meski turnamen tersebut hanya berstatus pramusim, menunjukkan ambisi besar klub untuk segera mengamankan gelar juara.

Pendekatan agresif ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi para rival yang akan dihadapi Persebaya pada musim reguler nanti.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan penjelasan mendalam terkait kebijakan pemilihan pemain yang kerap dianggap berisiko tersebut.

“Karena dalam sepak bola, kami harus bekerja keras dan menikmati setiap pertandingan. Saya tahu calon lawan di Super League akan mempelajari gaya bermain kami. Tapi kami tidak boleh takut dengan hal itu,” kata pelatih asal Portugal itu kepada JawaPos saat ditemui pada Selasa (28/7).

Erick Thohir Dukung FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Berpotensi Raup Dana

Ia menegaskan bahwa skema permainan yang dipertontonkan di Piala Presiden saat ini belum tentu menjadi pakem utama saat liga resmi bergulir.

Menurutnya, masih terdapat ruang lebar bagi staf pelatih untuk melakukan penyesuaian taktik sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai pada September mendatang.

“Apalagi kompetisi baru dimulai pada September nanti. Masih ada waktu lebih dari dua bulan untuk berbenah,” terangnya.

Selain mematangkan taktik internal, ia memastikan bahwa timnya tidak akan bersikap pasif terhadap pergerakan lawan.

“Selama masa persiapan, saya juga akan melakukan analisis terhadap permainan calon lawan kami di Super League,” ujarnya.

Neymar Konfirmasi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Piala Dunia 2026

Upaya tersebut merupakan bagian dari rencana besar untuk menjaga keunggulan kompetitif tim di tengah persaingan liga yang semakin ketat.

Untuk saat ini, ia memilih untuk tidak membebani pikiran pemain dengan skenario masa depan yang terlalu jauh.

Prioritas utama yang ia tetapkan adalah menjaga konsistensi performa individu di setiap menit pertandingan yang dijalani di Piala Presiden.

“Saat ini, saya hanya fokus melihat performa terbaik para pemain. Performa apik para pemain itulah yang bisa memberi kami garansi untuk tampil bagus di Super League nanti,” lanjutnya.

Ketegasan sikap pelatih berusia 46 tahun tersebut mencerminkan filosofi kerja yang menuntut profesionalisme tinggi di setiap kesempatan.

Alasan Real Madrid Siap Tebus Yan Diomande Seharga 120 Juta Euro

Ia tampak sangat percaya diri bahwa dengan menjaga ritme permainan yang kompetitif sejak dini, para pemain akan memiliki mentalitas yang lebih matang saat memasuki laga-laga krusial di Super League.

Langkah ini juga menjadi bentuk pengujian terhadap kedalaman skuad sebelum manajemen memutuskan finalisasi komposisi pemain untuk jangka panjang.

Hingga saat ini, performa impresif di turnamen pramusim tersebut menjadi tolok ukur utama bagi staf pelatih dalam memetakan potensi setiap pemain.

Publik kini menantikan apakah strategi “ancaman” ini akan berbuah manis dengan trofi juara di akhir musim nanti.

Komentar