IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Jawa Tengah Juara Umum Kejurnas Panahan Junior 2026 Lima Kali Beruntun

Atlet panahan kontingen Jawa Tengah merayakan kemenangan sebagai juara umum Kejurnas Panahan Junior 2026
Kontingen Jawa Tengah kembali meraih gelar juara umum dalam ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Panahan Junior 2026.

KUDUS, Gonesia.com – Kontingen Jawa Tengah kembali menegaskan dominasinya dalam kancah panahan nasional dengan mempertahankan gelar juara umum pada ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026.

Prestasi ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena skuad Jawa Tengah sukses mengamankan posisi puncak selama lima tahun berturut-turut sejak 2022.

Dalam kompetisi yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan MilkLife tersebut, Jawa Tengah mengoleksi total 78 medali.

Rincian perolehan medali tersebut terdiri dari 26 medali emas, 22 perak, dan 30 perunggu.

Sebanyak 80 atlet yang mewakili Jawa Tengah turun dalam berbagai kategori usia mulai dari U10, U13, U15, hingga U18.

Hasil Taipei Open 2026: Anthony Ginting Lolos dari Babak Pertama

Mereka berkompetisi di tiga divisi utama yakni Recurve, Compound, dan Nasional.

Menurut laporan JPNN.com, keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi performa atlet yang telah disaring melalui Kejurprov Junior pada Mei lalu.

Ketua Kontingen Jawa Tengah, Martin Sudarmono, menyatakan bahwa tantangan dalam kejurnas kali ini cukup berat karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami berharap potensi talenta atlet muda Jawa Tengah ini dapat menjadi bekal untuk event selanjutnya seperti Popnas maupun Kejurnas Senior. Tantangan kali ini tidak mudah karena arah angin sering berubah cepat, tetapi kejelian atlet kami untuk membuat keputusan membawa anak panah mereka tepat target,” ucapnya.

Salah satu sorotan utama dalam kejurnas ini adalah keberhasilan Jabr Rajaa’Challe yang menyumbang medali emas di nomor Individu Nasional U15 Putra.

Chelsea Incar Danny Welbeck, Xabi Alonso Fokus Bangun Mental Juara

Atlet asal Jepara tersebut berhasil mengalahkan perwakilan Jawa Timur, Muhammad Airlangga Ramadhan Adz Zikra, dengan skor set point 6-4 di partai final.

“Tidak menyangka akan melaju ke final dan mendapat emas, karena ini baru pertama kalinya aku ikut kejurnas setelah menekuni olahraga panahan sejak 2023. Tahun lalu sempat ragu untuk ikut karena belum percaya diri dengan tembakanku. Tapi kali ini aku membuktikan hasil latihanku dan berani tampil di level nasional. Medali emas ini aku persembahkan untuk kedua orang tua, pelatih dan Jawa Tengah,” ungkap Jabr.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perpani, Abdul Razak, menilai kualitas pemanah muda tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan ini menjadi tolok ukur penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

“Kami juga mengapresiasi Djarum Foundation yang menghadirkan fasilitas dan kualitas penyelenggaraan dengan standar mendekati Archery World Cup. Pengalaman seperti ini sangat penting agar atlet muda terbiasa dengan atmosfer pertandingan profesional dan siap bersaing ketika tampil di panggung internasional,” tuturnya.

Chelsea Siap Lepas Liam Delap dan Emmanuel Emegha Musim Ini

Ia optimistis bahwa para atlet muda yang berkompetisi di Kudus ini akan menjadi tulang punggung tim nasional di masa depan.

Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation, Edi Supriyanto, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet sejak usia dini.

“Kami meyakini prestasi tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap gelaran ini dapat memperkuat posisi Kudus sebagai destinasi sport tourism yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Komentar