JAKARTA, Gonesia.com – Persija Jakarta resmi memperkuat lini tengah mereka dengan mendatangkan gelandang serang asal Jepang, Kyohei Yoshino, menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2025-2026 pada September mendatang.
Kepastian perekrutan pemain berusia 31 tahun tersebut diumumkan manajemen Macan Kemayoran hari ini, Kamis (16/7/2026), sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tim di kancah domestik.
Yoshino didatangkan langsung dari klub kasta tertinggi Jepang, Cerezo Osaka, melalui skema transfer permanen dengan nilai pasar mencapai Rp5,21 miliar.
Pihak manajemen Persija mengikat pemain asal Prefektur Miyagi tersebut dengan kontrak berdurasi dua musim ke depan.
Langkah ini diambil untuk memastikan kedalaman skuad yang mumpuni dalam menghadapi ketatnya jadwal kompetisi musim depan.
Kyohei Yoshino menyatakan antusiasmenya yang besar dalam menyambut babak baru dalam karier profesionalnya di Indonesia.
Ia mengaku telah memahami besarnya ekspektasi yang dibebankan oleh suporter kepada setiap pemain yang mengenakan seragam kebanggaan tim ibu kota tersebut.
“Saya sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan Persija,” ujar Kyohei Yoshino dilansir dari laman klub.
Ia melanjutkan bahwa reputasi klub yang memiliki basis pendukung besar menjadi daya tarik utama bagi dirinya untuk berkarier di tanah air.
“Saya mengetahui bahwa Persija adalah klub besar dengan suporter yang sangat luar biasa,” imbuhnya.
Sebagai pemain profesional, ia berkomitmen untuk segera beradaptasi dengan ritme sepak bola di Indonesia.
“Saya siap bekerja keras, memberikan kemampuan terbaik dalam setiap latihan dan pertandingan, serta membantu tim mencapai target pada musim ini,” pungkasnya.
Rekam jejak Yoshino di kancah sepak bola Asia tergolong sangat impresif sebelum memutuskan berlabuh di Jakarta.
Sepanjang kariernya, ia tercatat pernah membela sejumlah klub elit J-League seperti Tokyo Verdy, Sanfrecce Hiroshima, Vegalta Sendai, hingga Yokohama FC.
Selain berkiprah di Jepang, ia juga sempat menjajal kerasnya kompetisi sepak bola Korea Selatan bersama Daegu FC.
Pengalaman internasional yang luas tersebut diharapkan menjadi modal krusial bagi Persija dalam mengarungi kompetisi musim depan.
Karakteristik permainan Yoshino yang disiplin dan memiliki daya jelajah tinggi dipandang sebagai aset berharga bagi tim.
Selama memperkuat Cerezo Osaka, ia dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu menjalankan peran sebagai jangkar maupun benteng pertahanan.
Gaya bermain ini dinilai selaras dengan filosofi taktik yang diterapkan oleh pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong.
Sang juru taktik asal Korea Selatan tersebut memang dikenal sangat mengutamakan kedisiplinan taktis dan etos kerja keras di lapangan.
Kemampuan Yoshino dalam melakukan build-up serangan dari lini bawah menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan oleh tim saat ini.
Kehadiran sosok berpengalaman ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan permainan serta stabilitas di sektor tengah Persija Jakarta.


