Sport

Marquez Rasakan Keanehan di Paddock MotoGP Valencia, Apa yang Terjadi?

VALENCIA -, Pebalap berjuluk The Baby Alien, Marc Marquez, kini harus merasakan pengalaman “aneh” menonton seri pamungkas MotoGP Valencia 2025 dari pinggir lintasan. Meskipun telah mengunci gelar juara dunia, Marquez absen balapan setelah cedera di MotoGP Indonesia, Oktober lalu.

Marquez mengalami kecelakaan pada lap pertama MotoGP Indonesia setelah bersenggongan dengan Marco Bezzecchi. Sejak insiden tersebut, ia harus menepi dari lintasan dan dijadwalkan baru akan kembali menunggangi Ducati Desmosedici GP pada tes Sepang, Februari 2026.

Menariknya, cedera itu terjadi hanya sepekan setelah Marquez memastikan gelar juara dunia di Jepang. Ia mengakui momen tersebut justru membuat situasinya lebih mudah diterima.

“Sedikit aneh memang, cederanya datang di saat seharusnya saya merayakan gelar,” kata Marquez. “Tapi di sisi lain, ini datang di momen terbaik karena semuanya sudah selesai. Jadi, naik turun rasanya, tapi cedera ini tidak mengubah apa pun soal cara saya merayakan gelar.”

Pebalap tersebut juga dipastikan tidak akan ikut tes Valencia yang akan berlangsung Selasa pekan depan. Ia memilih memberikan waktu lebih lama bagi tubuhnya untuk pulih, belajar dari pengalaman buruk mempercepat pemulihan pada tahun 2020.

Robi Darwis Resmi Pamit dari Persib Bandung Demi Tantangan Baru

Bahu kanan Marquez kembali menjadi perhatian utama, area yang sama pernah ia operasi setelah musim 2019. Meskipun demikian, Marquez tetap optimistis kondisinya menuju arah yang benar.

“Pemulihannya lebih baik,” ujarnya. “Tentu butuh waktu, karena bahu kanan ini harus diperhatikan detailnya. Minggu ini saya sudah mulai rehabilitasi; sekarang tinggal bersabar dua atau tiga minggu lagi. Saat tulangnya benar-benar menyatu, saya bisa mulai latihan lebih intens.”

Marquez menegaskan bahwa cedera baru ini tidak mengganggu cedera-cedera lamanya. “Sejauh ini semuanya berjalan baik. Yang paling penting, cedera baru ini tidak memengaruhi cedera sebelumnya. Jadi saya akan berada dalam kondisi bagus untuk 2026,” pungkasnya.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Pemko Padang Optimalkan Digitalisasi Bansos Tepat Sasaran

04

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

05

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

06

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

07

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

08

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

Berita Terbaru