[Jakarta] – Jusuf Kalla membantah tuduhan yang menyebut dirinya mendanai pihak tertentu untuk mempersoalkan ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sebuah keterangan resmi.
Pernyataan tersebut disampaikan terkait beredarnya informasi di platform digital, di mana Jusuf Kalla dituding telah memberi pendanaan sebesar Rp5 miliar kepada pihak tertentu.
"Kami tegaskan bahwa itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat, tidak pernah mendanai, bahkan tidak mengenal yang bersangkutan," kata Jusuf Kalla di kediamannya di Jakarta, Minggu (5/4/2026).
Jusuf Kalla juga menegaskan bahwa dirinya hanya mengenal Roy Suryo sebagai mantan menteri, namun tidak memiliki hubungan dengan pihak lain yang disebut pada tuduhan tersebut.
Jusuf Kalla sendiri menyampaikan bahwa pertemuan yang terjadi di kediamannya pada bulan Ramadan lalu dengan sejumlah akademisi dan profesional adalah untuk berdiskusi mengenai saran atas kondisi bangsa saat ini di Jakarta.
Menurut Jusuf Kalla, sejumlah pihak yang hadir ke kediamannya itu bukan diundang karena atas kemauan mereka sendiri. Dia memastikan pertemuan itu juga tidak terkait soal polemik ijazah Jokowi.
"Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali. Itu hanya saran untuk kebijakan dan itu untuk Bapak Presiden (Prabowo). Ya, Bapak Presiden (Prabowo)," ujar Jusuf Kalla.

