Limapuluh Kota – Kepala BPTU HPT Padang Mengatas Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, menerima kunjungan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Narendra Jatna beserta jajaran, termasuk Sekretaris Jamdatun Ahelya Abustam, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Diah Yuliastuti, dan Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Ulil Azmi, akhir pekan lalu.
Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi untuk mempererat hubungan kelembagaan antara BPTU HPT Padang Mengatas dengan Kejaksaan Republik Indonesia. Kepala BPTU HPT Padang Mengatas Farouk Mochtar memaparkan peran strategis unitnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di sektor peternakan. Rombongan kemudian meninjau langsung berbagai fasilitas serta kegiatan lapangan di lokasi tersebut.
Narendra Jatna menyampaikan apresiasi terhadap peran strategis BPTU HPT Padang Mengatas dalam mendukung ketahanan pangan nasional. "Kita mengapresiasi peran BPTU HPT Padang Mengatas dalam kontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional", ungkapnya.
Ia menyoroti pentingnya pengembangan sapi potong, termasuk potensi lokal khas Sumatera Barat seperti sapi pesisir selain sapi simmental dan limousin. "Pengembangan sapi potong yang merupakan sapi pesisir menjadi potensi lokal khas Sumatera Barat", ujarnya.
Narendra berharap pengembangan tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia menuju tahun 2045. "Kita juga berharap pengembangan tersebut dapat menjadi salah sayu modal penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia menuju tahun 2045", tutupnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana berbagi informasi terkait peran strategis BPTU HPT Padang Mengatas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi dan kerja sama guna mendukung pembangunan pertanian serta peternakan yang berkelanjutan di Indonesia.

