Berita

DKPKP DKI Jakarta Bongkar Ciri Siomai Berbahaya Berbahan Ikan Sapu-Sapu

Jakarta – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta mengungkap perbedaan mencolok antara siomai berbahan ikan sapu-sapu dan ikan konsumsi umum seperti tenggiri. Perbedaan olahan siomai dari ikan sapu-sapu dan ikan tenggiri terlihat dari tampilan serta rasanya. Tidak hanya itu, aspek keamanan pangannya pun juga berbeda secara signifikan.

Kepala Bidang Perikanan DKPKP DKI Jakarta, Eny Suparyani menyatakan masyarakat perlu lebih jeli mengenali ciri-ciri produk olahan ikan sapu-sapu yang beredar di pasaran, khususnya siomai.

"Siomai dari ikan yang layak konsumsi seperti tenggiri umumnya berwarna putih atau abu-abu terang, teksturnya halus dan padat, serta memiliki aroma gurih yang tidak amis menyengat," kata Eny.

Sebaliknya, siomai yang diduga menggunakan ikan sapu-sapu memiliki karakteristik berbeda. Warna olahan siomai dari ikan sapu-sapu cenderung gelap dan kusam.

"Warna cenderung lebih gelap dan kusam, berbau amis kuat bahkan seperti lumpur, serta teksturnya bisa lebih keras dan tidak lembut. Harganya pun sering kali jauh lebih murah dan tidak wajar," jelas Eny.

Bitcoin Anjlok ke 61.378 Dolar AS, Pasar Tertekan

Ia menyebut bahwa temuan ini diperkuat hasil uji laboratorium yang menunjukkan ikan sapu-sapu berpotensi mengandung bahan berbahaya. Dalam pengujian didapatkan hasil bahwa daging ikan sapu-sapu mengandung logam berat timbal (Pb) sekitar 0,365 mg/kg, melebihi ambang batas aman <0,3 mg/kg. Selain itu, sampel juga positif mengandung bakteri E. coli dan Salmonella.

Menurut Eny, kondisi tersebut berkaitan erat dengan habitat ikan sapu-sapu yang banyak ditemukan di perairan tercemar, seperti sungai di wilayah ibu kota.

"Ikan ini hidup di lingkungan dengan kualitas air yang tidak baik, sehingga berisiko tinggi terpapar kontaminan," katanya.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru