IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

OJK Pastikan Kondisi Perbankan Tetap Stabil Meski Rupiah Melemah

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tidak ada potensi penarikan dana secara massal atau *bank rush* di Indonesia, meskipun nilai tukar rupiah saat ini tengah mengalami pelemahan. Stabilitas sistem perbankan nasional dinilai tetap terjaga berkat kondisi politik, keamanan, dan ekonomi yang kondusif.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa *bank rush* biasanya dipicu oleh hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Menurutnya, kepercayaan tersebut tetap terjaga karena pihak perbankan konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang ketat di setiap lini bisnis.

Kondisi ketahanan perbankan nasional tercermin dari rasio kecukupan modal atau *Capital Adequacy Ratio* (CAR) per April 2026 yang berada di level kuat, yakni 23,97 persen. Selain itu, tingkat risiko kredit atau *Non-Performing Loan* (NPL) *gross* tercatat tetap terkendali di angka 2,17 persen.

Meski demikian, OJK mengakui bahwa depresiasi rupiah memiliki dampak ganda. Di satu sisi, pelemahan mata uang ini berpotensi meningkatkan harga barang impor, menurunkan daya beli masyarakat, serta menambah beban subsidi fiskal pemerintah. Namun di sisi lain, kondisi ini memberikan keuntungan bagi para eksportir dan dapat meningkatkan minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menambahkan bahwa pihaknya terus mewaspadai berbagai saluran transmisi risiko akibat pergerakan rupiah, terutama terkait potensi peningkatan beban kewajiban valuta asing pada korporasi.

Kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap Menguat Saat Pasar Saham Pulih

Sebagai langkah mitigasi, OJK memperketat pengawasan terhadap posisi devisa neto harian dan kecukupan likuditas valas di perbankan. OJK juga secara rutin melakukan *supervisory dialogue* dengan bank-bank yang menunjukkan akumulasi posisi tertentu guna memastikan manajemen risiko pasar dan likuditas tetap berjalan sesuai ketentuan.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

08

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

Berita Terbaru