Jakarta – Pemerintah mempercepat pengembangan pembayaran tol nirsentuh di Indonesia lewat penggabungan layanan superapp Livin’ by Mandiri dengan aplikasi Travoy Go milik Jasa Marga. Integrasi ini diproyeksikan menjadi fondasi ekosistem digital yang lebih praktis untuk transaksi perjalanan masyarakat.
Dorongan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, pada Jumat (5/6/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN Endra Gunawan serta jajaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Bank Mandiri.
Dony menyebut, langkah itu diarahkan untuk mempercepat digitalisasi layanan transportasi sekaligus memberi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan tol. Menurut dia, kolaborasi antar-BUMN menjadi kunci dalam menghadirkan layanan publik yang modern.
Pembahasan dalam rapat mencakup pengembangan fitur pembayaran digital, kesiapan penerapan sistem Cashless Free Flow Payment (CF2P), hingga penguatan infrastruktur digital. Para pihak juga menyoroti perlunya diversifikasi metode pembayaran agar transaksi berlangsung lebih efisien dan aman.
Melalui integrasi tersebut, pengguna Livin’ by Mandiri nantinya bisa mengakses layanan Travoy tanpa harus berpindah aplikasi. Fitur yang disiapkan mencakup pembayaran tol otomatis, parkir, dan pengisian saldo uang elektronik dalam satu platform.
Meski begitu, jadwal uji coba dan peluncuran resminya masih belum diumumkan. Dony menegaskan percepatan integrasi ini menjadi prioritas pemerintah untuk mewujudkan sistem tol nirsentuh yang lebih maju di Indonesia.


