IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

BEI Gandeng Alpaca, Investor Indonesia Kini Bisa Akses 50 Bursa Global

Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta sebagai pusat pasar modal nasional.
Bursa Efek Indonesia resmi bermitra dengan Alpaca untuk membuka akses investasi ke 50 bursa global bagi investor domestik.

Jakarta, Gonesia.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menggandeng perusahaan teknologi finansial asal Amerika Serikat, Alpaca, sebagai langkah strategis untuk membuka akses pasar modal global bagi investor domestik.

Kolaborasi ini diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi pelaku pasar di Tanah Air untuk melakukan investasi lintas negara secara legal melalui perusahaan sekuritas lokal.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya BEI dalam memperluas cakupan layanan anggota bursa yang selama ini terbatas pada instrumen domestik.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa kemitraan ini memiliki potensi besar dalam menciptakan diversifikasi pendapatan bagi anggota bursa di masa depan.

“Ini tentu akan menjadi potensi bisnis, potensi pendapatan baru bagi anggota bursa kita,” kata Jeffrey dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BEI dan AlpacaDB Inc di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (1/9).

Laba Naik, Pengelola Pondok Indah Mall Targetkan Pertumbuhan Dua Digit di 2026

Ia menambahkan bahwa selama ini banyak investor Indonesia yang terpaksa menggunakan platform luar negeri untuk mengakses saham global.

Melalui integrasi dengan Alpaca, nantinya investor dapat tetap bertransaksi melalui perusahaan sekuritas domestik yang telah terhubung dengan ekosistem internasional.

Alpaca sendiri dikenal sebagai entitas teknologi yang telah memiliki koneksi dengan lebih dari 50 bursa di berbagai negara serta mengantongi izin operasi yang luas.

“Sehingga investor itu bisa terekspos ke banyak bursa di luar negeri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Wall Street Melemah di Awal September, Indeks Nasdaq Anjlok 1,29%

Regulasi tersebut secara hukum telah membuka ruang bagi anggota bursa untuk memfasilitasi transaksi aset atau instrumen investasi mancanegara.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mematangkan aturan teknis yang akan menjadi landasan operasional layanan tersebut.

BEI mengambil inisiatif lebih awal untuk menyiapkan infrastruktur serta ekosistem yang dibutuhkan oleh perusahaan sekuritas sebelum aturan tersebut diterbitkan secara resmi.

Kerja sama ini juga menjadi respons atas tingginya permintaan investor domestik terhadap opsi instrumen investasi yang lebih beragam.

Selama ini, akses ke pasar luar negeri bagi masyarakat Indonesia masih terbatas pada mekanisme yang tersedia di bawah kerangka pasar berjangka.

Kinerja Positif, Simak Rekomendasi Saham Jasa Marga (JSMR) Hari Ini

Namun, seiring dengan pengalihan kewenangan pengawasan produk derivatif keuangan dan Produk Aset Luar Negeri (PALN) ke OJK, peluang baru kini terbuka lebar bagi pasar modal.

Fokus utama dari nota kesepahaman ini mencakup pertukaran pengetahuan mengenai mekanisme teknis akses pasar global.

BEI akan mempelajari model bisnis Alpaca untuk disesuaikan dengan kebutuhan pasar serta regulasi yang berlaku di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini masih berada dalam tahap penjajakan awal.

Pihaknya belum menunjuk Alpaca sebagai satu-satunya penyedia layanan bagi anggota bursa dalam memfasilitasi transaksi PALN nantinya.

Komentar

Berita Populer

01

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

02

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

03

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

04

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

05

Polres Tanah Datar Tangkap Mahasiswa Diduga Edarkan Sabu

06

BSPS Bangun Rumah Layak, Hidupkan Ekonomi Lokal

07

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

08

Mendagri Dukung Daerah Berprestasi dengan Pengawasan dan Insentif Seimbang

Berita Terbaru