PALANGKARAYA, Gonesia.com – Sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan kini berada dalam status darurat kesehatan setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melonjak hingga menyentuh level ekstrem akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih terus meluas.
Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mencatatkan angka ISPU tertinggi yang mencapai 4.513 pada Senin, 21 September 2026.
Tingkat polusi yang menembus angka ribuan ini dikategorikan sangat berbahaya bagi seluruh lapisan masyarakat karena melampaui ambang batas aman secara drastis.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam keterangan tertulisnya pada Senin (21/9) menegaskan bahwa kualitas udara dalam kondisi berbahaya dapat merugikan kesehatan secara serius pada populasi dan membutuhkan penanganan cepat.
Pihak otoritas lingkungan hidup tersebut memberikan instruksi tegas bagi seluruh warga yang terdampak di wilayah Kalimantan.
“Kelompok sensitif tetap di dalam ruangan dan hanya melakukan sedikit aktivitas. Setiap orang hindari semua aktivitas di luar,” ujar KLH.
Dampak buruk kebakaran hutan ini tidak hanya dirasakan di Murung Raya, namun juga menyebar ke berbagai titik lainnya di Kalimantan.
Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan mencatat angka ISPU sebesar 3.457 dengan polutan utama berupa partikulat PM10.
Sementara itu, Kota Pontianak di Kalimantan Barat juga terpapar polusi tinggi dengan nilai ISPU mencapai 1.249.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, yang mencatatkan nilai ISPU sebesar 1.000.
Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan turut terdampak dengan nilai ISPU mencapai 554.
Pemerintah menegaskan bahwa nilai ISPU di atas 300 sudah masuk dalam kategori berbahaya yang menuntut kewaspadaan penuh.
Pada level ini, paparan polusi udara dinilai dapat menimbulkan dampak kesehatan serius sehingga masyarakat dilarang keras melakukan kegiatan di luar rumah.
Sebagai perbandingan, kualitas udara paling sehat justru terpantau berada di luar Pulau Kalimantan pada hari ini.
Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi wilayah dengan udara terbersih dengan nilai ISPU hanya berada di angka 5.
Kondisi udara yang sangat baik juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dengan nilai ISPU 8 dan Kota Gorontalo dengan angka 18.
Standar ISPU sendiri menetapkan bahwa nilai 0 hingga 50 masuk dalam kategori baik dan aman bagi aktivitas luar ruangan.
Nilai 51 hingga 100 dikategorikan sebagai sedang, di mana kelompok sensitif seperti ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit pernapasan diminta berhati-hati.
Kategori tidak sehat berada pada rentang 101 hingga 200, yang mewajibkan masyarakat umum mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan.
Level sangat tidak sehat berada di rentang 201 hingga 300, yang menyarankan masyarakat untuk menghindari aktivitas fisik terlalu lama di tempat terbuka.
Hingga saat ini, upaya penanganan kebakaran hutan masih menjadi prioritas utama guna menekan angka polusi yang kian mengkhawatirkan di Kalimantan.


