JAKARTA, Gonesia.com – Tim Nasional Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat oleh bek andalan sekaligus kapten tim, Jay Idzes, dalam ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026.
Absennya pemain yang kini berkarier di klub Italia, Sassuolo, tersebut menjadi pukulan berat bagi kedalaman skuad Garuda.
Kondisi fisik Jay diketahui menurun drastis setelah ia mengalami cedera otot paha yang cukup serius.
Cedera tersebut didapatkan saat ia sedang berjuang membela Sassuolo dalam laga kompetitif melawan Juventus.
Dalam pertandingan tersebut, ia harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-81 akibat rasa nyeri yang mengganggu.
Hasil pemeriksaan medis lanjutan mengonfirmasi bahwa ia memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang.
Diperkirakan, pemain berusia 25 tahun itu harus menepi dari lapangan hijau hingga delapan pekan ke depan.
Kondisi ini secara otomatis membuatnya tidak bisa memenuhi panggilan tim nasional untuk turnamen yang akan dimulai akhir bulan ini.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Ketidakhadiran Jay menciptakan lubang besar di lini pertahanan tim asuhan pelatih kepala yang kini sedang mencari solusi taktis.
Menanggapi situasi sulit ini, Jay mengungkapkan rasa penyesalan yang mendalam melalui akun Instagram pribadinya.
Ia mengaku terpukul karena harus melewatkan kesempatan emas untuk kembali mengenakan seragam kebanggaan Indonesia.
“Saya sangat sedih karena harus melewatkan kesempatan membela Indonesia lagi,” ungkap Jay seperti dikutip dari JPNN.com.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rekan setimnya di Skuad Garuda.
Permintaan maaf tersebut juga ia tujukan kepada para suporter setia yang telah menantikan penampilannya di lapangan.
Pemain berdarah Belanda ini menegaskan bahwa membela panji Merah Putih memiliki arti yang sangat mendalam bagi karier profesionalnya.
Ia berjanji akan menjalani proses rehabilitasi dengan disiplin tinggi agar bisa segera kembali ke performa puncak.
“Namun, saya akan berusaha keras memulihkan kondisi agar bisa kembali dengan kesiapan terbaik,” ujarnya.
Meski tidak dapat bergabung secara fisik, Jay berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan moral bagi rekan-rekannya.
Ia berharap tim tetap tampil solid meski tanpa kehadirannya di lini belakang selama turnamen berlangsung.
“Saya mungkin tidak berada di lapangan bersama kalian, tetapi dukungan saya akan selalu menyertai perjuangan tim,” tambahnya.
Saat ini, fokus utama Jay adalah menjalani program pemulihan intensif di bawah pengawasan tim medis Sassuolo.
Sementara itu, jajaran pelatih Timnas Indonesia kini tengah berupaya menyusun strategi alternatif untuk mengantisipasi absennya sang kapten.
Kebutuhan akan bek tangguh menjadi prioritas mendesak dalam persiapan tim menghadapi persaingan di level ASEAN.
Situasi ini menambah daftar tantangan bagi timnas, mengingat terdapat beberapa pemain lain yang juga masih dalam proses pemulihan kondisi fisik.
Pihak manajemen tim nasional diharapkan mampu memberikan solusi terbaik guna menjaga stabilitas performa Skuad Garuda.
Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 akan tetap menjadi ujian berat bagi Indonesia dalam membuktikan kualitas pertahanan mereka.
Para pendukung kini menantikan bagaimana racikan taktik baru yang akan diterapkan tanpa kehadiran sosok pemimpin di lini belakang.


