Bandung – Gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea, menyatakan evaluasi diri pasca-kompetisi Super League 2025/26. Pemain asal Argentina tersebut mengaku belum mencapai kepuasan maksimal meski telah menjadi bagian integral dari skuad Maung Bandung sepanjang musim lalu.
Dalam catatan statistik, Luciano atau yang akrab disapa Lucho berhasil membukukan lima gol dari total 26 pertandingan yang dilakoninya. Namun, angka tersebut dianggapnya belum merepresentasikan potensi maksimal yang bisa ia berikan bagi tim. Pemain berusia 34 tahun ini menyoroti banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia di sepanjang musim, yang menurutnya seharusnya bisa dikonversi menjadi gol tambahan bagi Persib.
“Super league musim lalu saya membuat lima gol. Itu bukan hal yang buruk. Sayangnya, saya juga tidak bisa membuat lebih banyak gol untuk Persib karena melewatkan banyak peluang,” ujar Luciano Guaycochea saat memberikan keterangan mengenai performa individunya.
Secara taktis, Lucho menyadari bahwa posisi gelandang yang ia tempati memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga stabilitas lini tengah, mengatur ritme permainan, serta menjadi jembatan antara lini pertahanan dan penyerangan. Baginya, mencetak gol bukanlah tugas pokok seorang gelandang, melainkan sebuah bonus dari pergerakan taktis yang dilakukan saat membantu proses serangan dari lini kedua.
Kemampuan membaca arah permainan menjadi keunggulan yang kerap dimanfaatkan Lucho untuk masuk ke kotak penalti lawan. Salah satu momen krusial yang ia ingat adalah saat mencetak gol debutnya bersama Persib Bandung kala berhadapan dengan PSBS Biak pada 17 Oktober 2025. Gol tersebut menjadi penanda awal adaptasi yang cukup baik dalam skema permainan tim pelatih.
Meski memiliki ambisi untuk meningkatkan efektivitas di depan gawang, Lucho tetap menekankan bahwa orientasi utama dalam sepak bola adalah kesuksesan tim secara kolektif. Ia menegaskan bahwa fungsi seorang gelandang adalah melayani penyerang, bukan menjadi tumpuan utama dalam mendulang angka.
“Yang terpenting adalah ketika membuat gol, Anda melakukannya untuk membantu tim. Saya seorang gelandang dan bagi saya, alangkah lebih baik jika seorang striker yang membuat lebih banyak gol,” kata Luciano Guaycochea.
Pengalaman selama satu musim penuh di kompetisi Super League menjadi modal berharga bagi Lucho untuk menatap musim baru. Ia kini lebih memahami karakter permainan tim serta tuntutan taktik yang dibutuhkan oleh Persib Bandung di lapangan. Pelatih dan suporter berharap, stabilitas performa Lucho di lini tengah dapat terus terjaga, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kreativitas serangan.
Konsistensi Lucho diharapkan mampu membantu Persib Bandung untuk tetap kompetitif di papan atas klasemen pada musim mendatang. Fokus sang pemain saat ini adalah memperbaiki efisiensi penyelesaian akhir agar setiap pergerakan yang ia bangun dapat memberikan dampak maksimal bagi hasil akhir pertandingan yang dilakoni oleh Maung Bandung.

