Berita

Ahmad Sahroni Jebak Penipu Mengaku Utusan KPK Senilai Rp 300 Juta

Jakarta – Sahroni mengaku didatangi seorang perempuan di DPR yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK dan memaksa untuk bertemu.

"Kemudian saya temui dan dia mengaku utusan dari pimpinan KPK dan di situ dia meminta uang senilai Rp 300 juta untuk dukungan pimpinan KPK. Saya langsung cek ke KPK dan KPK menyangkal ada utusan tersebut," kata Sahroni.

Merasa curiga, Sahroni berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait kejadian tersebut. Dia membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 9 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saya kemudian bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya," ujarnya.

Versi polisi, pelaku mencatut nama institusi tertentu dan menjanjikan bisa mengurus perkara.

Marinus Gea Dorong Transparansi Data WNA Terintegrasi Nasional

"Ada laporan tersebut tentang pengancaman dan pemerasan yang diduga sebagai orang yang mengatasnamakan salah satu lembaga publik terkait tentang pengurusan perkara," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Setelah menyerahkan uang, korban justru diancam. "Sudah (diserahkan) Rp 300 juta. Makanya ada pemerasan dan pengancaman itu," ucapnya.

Sementara versi Sahroni, kejadian itu tidak terkait suatu perkara. Justru dialah yang nyaris menjadi korban pemerasan anggota KPK gadungan.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

03

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

04

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

05

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

06

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru