Mayangsari Dian Irwantari menjelaskan bahwa setiap peserta akan mendapatkan fasilitas berupa Medical Check-Up (MCU), psikotes, hingga pendidikan di Transjakarta Academy. Ia memastikan seluruh proses rekrutmen ini gratis karena dibiayai oleh dana CSR melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta.
Kriteria pendaftar meliputi kepemilikan KTP DKI Jakarta, usia 22-45 tahun, minimal lulusan SMA, serta memiliki karakter patuh dan kontrol emosi yang baik. Transjakarta menargetkan kuota 30 persen bagi pramudi perempuan.
"Kami juga targetkan kuota 30 persen pramudi perempuan. Saat ini, lulusan pertama TJ Academy berjumlah 13 orang dan semuanya adalah perempuan yang sangat kompeten dan profesional," tandasnya.
Pramudi yang lolos seleksi dan sertifikasi BNSP akan menerima gaji sesuai standar UMP. Sosialisasi rekrutmen di delapan kecamatan Jakarta Barat berlangsung pada Kamis (16/4) dan Jumat (17/4).

