Brno – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan melaju langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2) Kejuaraan Dunia Moto3 Ceko 2026. Kepastian ini didapat setelah terjadi perubahan hasil pada sesi Practice di Sirkuit Brno, Jumat (19/6), akibat diskualifikasi yang menimpa pembalap GRYD Racing, Eddie O’Shea.
Veda, yang memperkuat Honda Team Asia, sebelumnya berada di ambang kesulitan karena menempati posisi ke-15 dengan catatan waktu 2 menit 05,910 detik. Berdasarkan aturan kompetisi, hanya 14 pembalap tercepat yang berhak mendapatkan tiket otomatis ke sesi Q2. Namun, dinamika di luar lintasan mengubah nasib pembalap asal Gunungkidul tersebut secara signifikan.
FIM MotoGP Stewards Panel mengeluarkan keputusan tegas mendiskualifikasi Eddie O’Shea setelah melakukan pemeriksaan teknis pasca-sesi. O’Shea, yang awalnya menempati urutan ke-11, terbukti melanggar regulasi bobot minimum kendaraan.
“Motor yang digunakan Eddie O’Shea tercatat memiliki bobot gabungan 149,80 kg saat dilakukan pemeriksaan,” tulis keterangan resmi MotoGP. Angka tersebut berada di bawah batas regulasi minimum yang ditetapkan, yakni 152,0 kg. Konsekuensi dari pelanggaran teknis ini adalah penghapusan seluruh catatan waktu milik pembalap asal Inggris tersebut dari klasemen sesi Practice.
Dampak langsung dari diskualifikasi ini adalah pergeseran posisi para pembalap di bawah O’Shea. Veda Ega Pratama secara otomatis naik satu tingkat ke urutan ke-14. Dengan pergeseran tersebut, Veda kini menempati posisi terakhir yang meloloskan pembalap langsung ke babak Q2.
Lolosnya Veda ke Q2 memberikan keuntungan strategis bagi timnya. Pembalap Indonesia ini tidak perlu lagi bersaing di sesi kualifikasi pertama (Q1) yang cenderung lebih ketat dan menguras performa motor. Akses langsung ke Q2 memperbesar peluang Veda untuk meraih posisi start yang lebih baik pada balapan utama nanti. Hal ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk memperbaiki performanya setelah pada seri sebelumnya di Hungaria ia sempat terkendala hukuman long lap penalty yang memengaruhi posisi startnya.
Sementara itu, dominasi di sesi Practice Sirkuit Brno ditunjukkan oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Pengendara dari tim AEON Credit – MT Helmets – MSI tersebut mencatatkan waktu impresif 2 menit 04,754 detik. Catatan waktu ini sekaligus mempertajam rekor lap sepanjang masa kelas Moto3 di Sirkuit Brno yang baru saja ia pecahkan sebelumnya.
Di belakang Hakim Danish, posisi kedua dan ketiga ditempati oleh David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP serta pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team. Posisi keempat dan kelima masing-masing diisi oleh Alvaro Carpe dan Joel Esteban. Seluruh pembalap kini bersiap menghadapi sesi kualifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (20/6) pukul 17.45 WIB. Penampilan Veda di Q2 nanti akan menjadi sorotan utama bagi publik otomotif Tanah Air yang menantikan kiprah pembalap muda tersebut di pentas dunia.

