IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Unilever Indonesia Realisasikan Buyback Saham Rp285 Miliar

Gedung kantor PT Unilever Indonesia Tbk dengan logo perusahaan yang terpampang jelas di area perkantoran
PT Unilever Indonesia Tbk telah merealisasikan pembelian kembali saham senilai Rp285,05 miliar.

JAKARTA, Gonesia.com – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) baru merealisasikan pembelian kembali saham atau buyback sebesar Rp285,05 miliar hingga periode laporan terbaru per Kamis, 16 Juli 2026.

Realisasi tersebut mencerminkan penyerapan dana sekitar 14% dari total plafon anggaran buyback yang disiapkan perusahaan senilai Rp2 triliun.

Secara akumulatif, dana tersebut telah digunakan untuk mengakuisisi 168.766.700 lembar saham perseroan di pasar modal.

Seluruh saham yang berhasil dibeli kembali tersebut kini diklasifikasikan ke dalam kategori saham tresuri atau treasury stock.

Direktur Unilever Indonesia, Neeraj Lal, menyampaikan rincian aksi korporasi tersebut melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

IHSG Menguat Lima Hari Beruntun Meski Ditinggal Investor Asing

“Dana yang telah digunakan untuk buyback mencapai Rp 285,05 miliar dengan total 168.766.700 saham,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembelian kembali saham ini telah dilaksanakan secara bertahap sejak periode Juli hingga September 2025 lalu.

Catatan transaksi menunjukkan harga pembelian tertinggi menyentuh angka Rp1.703 per saham yang terjadi pada 23 September 2025.

Sementara itu, harga pembelian terendah tercatat berada di level Rp1.665 per saham pada 9 September 2025.

Rata-rata harga perolehan saham dalam aksi korporasi ini mencapai Rp1.689,021 per lembar saham.

Pertamina NRE Kembangkan Proyek PLTS 2,4 GW di Filipina

Manajemen perusahaan menegaskan bahwa langkah strategis ini tidak akan memberikan dampak material yang mengganggu kegiatan operasional harian.

Ia menambahkan bahwa kinerja keuangan, struktur permodalan, serta likuiditas perseroan dipastikan tetap terjaga dalam kondisi stabil.

Pihak perusahaan menilai bahwa posisi kas internal saat ini masih sangat memadai untuk mendukung seluruh agenda bisnis yang sedang berjalan.

Lebih lanjut, ia memastikan seluruh pendanaan untuk aksi buyback sepenuhnya bersumber dari kas internal perusahaan.

Perseroan secara tegas tidak menggunakan dana pinjaman pihak ketiga maupun hasil penawaran umum untuk membiayai program ini.

Rekomendasi Saham TPIA, MBMA, dan BMRI untuk Perdagangan Kamis 16 Juli

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga fleksibilitas keuangan di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Langkah pembelian kembali saham ini juga sejalan dengan rencana strategis yang sebelumnya telah diumumkan kepada publik.

Keputusan mempertahankan saham hasil buyback sebagai saham tresuri memberikan ruang bagi perusahaan untuk menentukan langkah penggunaan aset tersebut di masa depan.

Hingga saat ini, Unilever Indonesia terus memantau pergerakan pasar guna mengoptimalkan sisa plafon anggaran yang tersedia.

Pelaksanaan program ini dipandang sebagai cerminan keyakinan manajemen terhadap nilai fundamental perusahaan di mata investor.

Meskipun baru terserap 14%, manajemen optimistis bahwa seluruh tahapan buyback akan berjalan efisien sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Investor diharapkan tetap mencermati keterbukaan informasi berkala yang dirilis perseroan terkait perkembangan sisa dana buyback tersebut.

Komentar