Hasil ini merujuk survei nasional Cyrus Network terkait evaluasi mudik, makan bergizi gratis, hingga penanganan bencana Sumatra.
"73,8 persen publik merasa puas dengan penanganan bencana oleh pemerintah. Dibandingkan awal bencana terjadi, 79,6 persen publik merasa penanganannya sdh cukup baik ketimbang sebelumnya," jelas Syahril Ilhami dalam konferensi pers, Selasa (14/4/2026).
"Karena ketika kejadian ada proses pemberian bantuan, recovery dan lain sebagainya. Jika bicara hari ini, publik merasa penanganan bencana oleh pemerintah lebih baik dibanding sebelumnya," sambungnya.
Meski demikian, 95,6 persen responden menilai pemerintah perlu meningkatkan kualitas penanganan bencana, terutama bantuan kebutuhan korban terdampak.
"Meskipun informasi terkait bencana mudah diakses (dan) pemerintah mampu mengatasi dampak bencana, tapi kami mendapatkan temuan bahwa perlu ada peningkatan kualitas, khususnya terkecukupan bantuan kebutuhan korban bencana," tuturnya.
Responden juga puas terhadap kinerja instansi pemerintah, yakni TNI (94,4 persen), BNPB (85,8 persen), pemerintah daerah (85,4 persen), dan Polri (79,9 persen).
Survei melibatkan 1.260 responden di 126 desa/kelurahan pada 38 provinsi selama 1-5 April 2026 melalui wawancara tatap muka. Responden merupakan WNI berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,82 persen.
Survei Cyrus: Masyarakat Puas Penanganan Bencana Sumatra Namun Minta Peningkatan Kualitas

