Berita

Preman Tanah Abang Terus Memalak Sopir Bajaj Meski Keuntungan Sangat Minim

Tanah Abang – Kondisi ini kian menyesakkan bagi sopir bajaj seperti Edi. Penghasilan rata-rata sebesar Rp 200 ribu yang hanya cukup untuk menghidupi dapur rumah dan pemilik bajaj, terpaksa harus dibagi ke pada preman yang datang tanpa bisa ditolak.

"Ada kecil-kecil dulu, Rp 5.000, Rp 5.000, tapi kan yang minta banyak," tutur Edi.

Kondisi ini bukan cerita baru yang terjadi belakang ini saja. Bagi Edi, praktik ini sudah mengakar sejak lama.

Bahkan, ada beberapa momen di mana para preman gencar melakukan pemalakan kepada para sopir. Salah satunya menjelang bulan puasa, di mana aktivitas Pasar Tanah Abang lebih ramai dari biasanya.

Bulan yang seharusnya identik dengan keberkahan, tapi justru berbeda bagi Edi dan kawan-kawannya. Ia justru disambut dengan tekanan pemalakan yang lebih intens, di tengah kebutuhan yang semakin meningkat.

Rapat Paripurna Pergantian Ketua DPRD DKI Digelar 30 April

Kondisi ini sangat membuat Edi resah. Namun, apalah daya baginya yang tak punya pilihan lagi selain memberinya. Menolak jatah, artinya ada risiko lebih besar yang akan dihadapi bagi Edi.

Ia mengaku, ancaman bagi para sopir bajaj kerap kali datang jika mereka menolak memberi jatah kepada para preman tersebut. Edi dan para sopir lainnya bisa saja tidak lagi diperbolehkan untuk mangkal di sekitar Tanah Abang, tempatnya mengais rezeki selama ini.

Bukan hanya dilarang mangkal, tapi lebih dari itu. Edi bercerita, aksi pengeroyokan atau pemukulan kerap kali terjadi kepada sopir bajaj maupun pedagang bagi yang menolak memberikan jatah.

Kala itu, sempat terjadi peristiwa tersebut. Tak ada yang berani melawan, bahkan petugas keamanan sekalipun.

"Ada security juga diam doang, security nggak berani," ungkap Edi.

Top 3 News: Kronologi WNA Gantung Diri di Tahanan Kantor Imigrasi Depok

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com