IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Polisi Tangkap 12 Tersangka Penyelundupan 3,37 Ton Ganja di Gresik

Gresik, Gonesia.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 3,37 ton di sebuah gudang kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Operasi gabungan ini juga menetapkan 12 orang sebagai tersangka yang kini masih menjalani proses pemeriksaan intensif.

Para tersangka yang diamankan memiliki latar belakang profesi yang beragam.

Mulai dari pengusaha jasa transportasi, pengurus perusahaan, sopir truk, hingga oknum petugas pelabuhan terlibat dalam pusaran jaringan ini.

Pihak berwenang juga menangkap seorang warga negara China yang diduga berperan sebagai penyedia gudang di Gresik.

Tanggapan BPS Terkait Perbedaan Data Garis Kemiskinan Bank Dunia

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut.

“Tim gabungan berhasil mengamankan 12 orang terduga pelaku yang saat ini masih dalam pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari konferensi pers BNN RI, Kamis (2/7).

Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa peredaran narkotika ini dikendalikan oleh dua warga negara asing yang berada di luar negeri.

Diduga, jaringan tersebut dikendalikan oleh warga Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara China berinisial ZL alias J.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya joint operation strategis untuk memutus rantai distribusi narkotika lintas negara.

Peran Eks Menteri Era SBY di Balik Terpilihnya Gus Kikin Jadi Ketua PBNU

BNN saat ini masih memburu sejumlah pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Untuk warga Indonesia yaitu sopir dan pegawai kargo. Masih ada satu DPO warga negara Malaysia dan dua pelaku lainnya dari Thailand,” imbuh Suyudi.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa kuncup bunga cannabinoid yang disimpan dalam empat kontainer.

Barang haram tersebut dikemas ke dalam puluhan kardus dan 79 koper besar.

Nilai estimasi dari barang bukti narkotika tersebut diperkirakan mencapai Rp 4 triliun.

RSUP Kariadi Bantah Isu Bullying Terkait Meninggalnya Mahasiswi PPDS Undip

Pengungkapan kasus ini menjadi pukulan telak bagi sindikat narkotika internasional yang menghubungkan jalur Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Pihak BNN menegaskan komitmennya untuk terus mengejar para pengendali utama di balik jaringan ini hingga tertangkap.

“Pengungkapan jaringan internasional Thailand – Malaysia – Indonesia ini hasil joint operation BNN RI bersama Bea Cukai. Kami akan mengejar WNA pengendali sampai ketemu dan kami bawa ke Indonesia,” pungkasnya.

Keberhasilan operasi ini dinilai krusial bagi keamanan nasional.

Penggagalan penyelundupan ini diklaim mampu menyelamatkan lebih dari 10 juta generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selain aspek kesehatan masyarakat, penindakan ini juga diperkirakan mencegah potensi kerugian ekonomi negara hingga Rp 4,58 triliun.

Penyelidikan lebih lanjut kini difokuskan pada pemetaan jalur distribusi dan keterlibatan pihak lain yang belum terungkap.

Polda Jawa Timur turut memberikan dukungan penuh dalam mengamankan lokasi serta barang bukti di gudang tersebut.

Proses hukum terhadap 12 tersangka segera dilanjutkan ke tahap penyidikan lebih mendalam oleh tim gabungan.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

04

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

07

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

08

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

Berita Terbaru