Sport

Spanyol Siap Hadapi Austria dengan Percaya Diri di Piala Dunia 2026

Los Angeles, Gonesia.com – Tim Nasional Spanyol menegaskan kesiapan mental mereka menghadapi Austria dalam laga hidup-mati babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles.

Pelatih La Furia Roja, Luis de la Fuente, memastikan skuadnya tidak akan terpengaruh oleh tekanan publik maupun status unggulan yang disematkan kepada mereka.

Sebaliknya, sang pelatih justru menganggap ekspektasi besar sebagai bahan bakar untuk meningkatkan performa tim di lapangan hijau.

“Kami terus berkembang di bawah tekanan. Saya justru menyukai ketika ekspektasi tinggi dibebankan kepada kami,” ungkap De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA.

Fase gugur yang menuntut hasil instan dianggap sebagai panggung yang paling dinikmati oleh para pemain Spanyol.

Meksiko Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Jumpa Inggris atau Kongo

De la Fuente menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun dalam pertandingan format gugur ini.

Fokus utama skuad saat ini adalah menyingkirkan Austria guna mengamankan tiket ke babak selanjutnya.

“Semuanya bergantung kepada kami untuk memenuhi ekspektasi itu. Di fase gugur, tidak ada kesempatan kedua. Kami harus memenangkan pertandingan ini,” tegasnya, dikutip dari laman resmi FIFA.

Meskipun Spanyol diunggulkan, De la Fuente memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh Austria di bawah arahan Ralf Rangnick.

Ia menyoroti perubahan signifikan dalam gaya permainan Austria yang kini mengandalkan organisasi pressing agresif dan intensitas tinggi.

Alasan Victor Dethan Mengapa Sulit Menolak Pinangan Persija Jakarta

Menurutnya, Austria saat ini telah bertransformasi menjadi lawan yang sangat berbahaya dan sulit untuk dikendalikan pergerakannya.

“Mereka kini bermain dengan pressing tinggi dan tekanan defensif yang sangat intens. Mereka memiliki pemain-pemain yang tepat untuk menjalankan gaya tersebut dan menikmati cara bermain itu,” kata De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA.

Strategi lawan yang menekan tersebut menuntut kesiapan fisik dan taktis yang matang dari para pemain Spanyol.

Meski demikian, De la Fuente memastikan bahwa La Furia Roja tidak akan mengubah gaya bermain mereka demi meladeni agresivitas lawan.

Tim tetap teguh pada ambisi besar untuk melangkah jauh hingga mencapai babak final Piala Dunia pada 19 Juli mendatang.

Piala Dunia 2026: Harry Kane Ungkap Perasaan Usai Antar Inggris Menang

Baginya, pertandingan ini merupakan ujian krusial untuk membuktikan kualitas tim dalam menghadapi situasi kritis.

“Kami selalu memasang standar yang sangat tinggi untuk diri sendiri. Tantangan seperti inilah yang akan memunculkan kemampuan terbaik kami,” ujar De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA.

Ia menambahkan bahwa kemenangan dalam turnamen sebesar Piala Dunia ditentukan oleh kemampuan pemain dalam menguasai emosi dan situasi di momen-momen krusial.

“Siapa yang mampu mengendalikan situasi di momen-momen penting akan menjadi pemenangnya,” tutup De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA.

Kesiapan ini menjadi modal utama Spanyol dalam menjaga konsistensi performa mereka di tengah sengitnya persaingan babak gugur.

Seluruh elemen tim kini tengah melakukan persiapan akhir untuk memastikan strategi berjalan sesuai rencana di lapangan.

Pertandingan antara Spanyol dan Austria diprediksi akan menyajikan duel taktik yang sangat ketat sepanjang 90 menit waktu normal.

Komentar