Mandalika – Pertamina Mandalika Racing Series kembali bergulir dengan enam kelas lomba yang mempertemukan para pembalap muda dan senior dalam ajang pembinaan menuju level internasional. Kompetisi itu terdiri atas empat kelas Kejurnas, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), serta Indonesia Junior Talent Cup yang menjadi nama baru untuk kelas Junior Sport 150 U-15. Dua kelas lainnya hadir sebagai pendukung, yaitu Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18 yang juga baru dipertandingkan.
Dukungan Pertamina terhadap ajang ini dipandang sebagai langkah berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem otomotif Indonesia. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa perusahaan ingin terus berkontribusi bagi perkembangan olahraga balap nasional.
“Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, kami berkomitmen menyediakan wadah kompetisi yang profesional demi menyiapkan talenta dan bakat pembalap muda Indonesia menuju jenjang internasional,” kata Baron dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026. Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan semangat Energizing Indonesia, yang menurut dia menempatkan Pertamina sebagai penggerak untuk mendorong generasi muda mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.
Dari sisi penyelenggara, Direktur Utama MGPA Ananda Mikola menilai Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series memiliki jenjang pembinaan yang jelas hingga ke ajang internasional. Ia menyebut jumlah peserta terus bertambah dari tahun ke tahun, terutama di kategori pembinaan Junior U-15.
“Dengan begitu, kita bisa melahirkan pembalap muda yang siap tampil di kejuaraan internasional sesuai kelompok usianya,” ujar Ananda.
Persaingan di Indonesia Junior Talent Cup (IJTC), kelas Sport 150 U-15 yang didukung SARGA Motorsport, berlangsung ketat dengan 32 pembalap muda turun lintasan. Resky YH dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta keluar sebagai pemenang race pertama, sementara pembalap tuan rumah Nusa Tenggara Barat, Gian Muhammad Gibran dari RX One Media RXT Honda, merebut kemenangan pada race kedua. Hasil tersebut menempatkan Resky YH di puncak klasemen sementara dengan 86 poin.
Di kelas National Sport 150 (NS150), Fahmi Basam dari Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss tampil konsisten dengan dua podium dari dua balapan yang berlangsung sengit. Namun, kemenangan Superpole Race justru direbut pembalap tuan rumah Aldiaz Aqsal Ismaya dari Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes55. Fahmi kini memimpin klasemen sementara NS150 dengan 91 poin.
Pada kelas National Sport 250 (NS250), Andi Farid Iztihar dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta tampil dominan dan menyapu dua kemenangan lewat performa impresifnya. Meski begitu, Fahmi Basam sempat mencuri kemenangan pada sesi Superpole Race. Dengan hasil tersebut, Andi Gilang berada di posisi teratas klasemen sementara dengan 119 poin.
Kelas National Supersport 600 (NS600) juga dikuasai Herjun Atna Firdaus dari Astra Honda Racing Team yang meraih dua podium utama. Adapun pada Superpole Race, pembalap asal Jawa Barat, M Faerozi Toreqottullah dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS, tampil sebagai yang tercepat. Herjun kini mengoleksi 113 poin dan memimpin klasemen sementara.
Di kelas Junior Sport 250 U-18, M Abid Azhar Musafa dari Yamaha NITIRACING DRS35 PIKOLI DYNAVOLT RCB KYT mengulang kemenangan seperti pada putaran pertama. Ia mengamankan podium utama di dua race dan mengumpulkan 100 poin untuk duduk di puncak klasemen.
Sementara itu, kelas Underbone 150 menyajikan duel panas antar pembalap. Fadli Rigani dari Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss memenangi race pertama, disusul Rendi Oding dari AS Tuan Muda PRK The Strokes55 yang tampil terbaik pada race kedua. Pada Superpole Race, kemenangan menjadi milik Dimas Juliatmoko dari Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing Team. Berkat rangkaian hasil tersebut, Rendi Oding sementara berada di posisi teratas klasemen dengan 103 poin.

