Jakarta – Rahmat Saleh menilai langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merangkul berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting di tengah tekanan yang masih membayangi pasar keuangan. Menurut anggota Komisi VI DPR RI itu, koordinasi yang cepat dan lintas lembaga membantu memberi sinyal kepastian kepada pelaku pasar.
Politisi PKS asal Sumatera Barat tersebut menekankan bahwa pemulihan ekonomi tidak bisa ditopang satu institusi saja. Pemerintah, regulator, pelaku usaha, dan parlemen, kata dia, harus bergerak dalam satu irama agar stabilitas nasional tetap terjaga.
“Saat pasar menghadapi tekanan, yang dibutuhkan adalah komunikasi cepat dan kepastian arah kebijakan. Langkah Pak Dasco memberi pesan bahwa seluruh elemen negara bergerak bersama menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Rahmat di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Ia juga menyoroti penguatan indikator pasar sebagai respons positif dari upaya bersama itu. IHSG tercatat berada di level 6.101,33, sementara nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.885 per dolar AS.
Bagi Rahmat, perbaikan tersebut bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kolaborasi antarlembaga. Ia pun mendorong sinergi semacam ini terus dijaga, terutama karena ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung.
“Momentum positif ini perlu dijaga. Dengan koordinasi kuat antara pemerintah, DPR, regulator, dan pelaku usaha, saya optimistis stabilitas pasar dan iklim investasi nasional akan semakin baik ke depan,” katanya.

