Gonesia – Skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dinilai sangat komplet. Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, bahkan menyebut pemanggilan striker Ole Romeny, meski masih dalam pemulihan cedera, sebagai langkah krusial bagi Tim Garuda yang akan menghadapi Arab Saudi dan Irak Oktober mendatang.
Daftar 28 pemain Timnas Indonesia telah dirilis pada Rabu (24/9/2025) silam. Skuad ini dipersiapkan menghadapi dua lawan berat di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pasukan Merah Putih dijadwalkan menantang Arab Saudi pada 8 Oktober 2025 dan Irak pada 11 Oktober 2025.
Rizal Pahlevi mengapresiasi komposisi pemain pilihan pelatih Patrick Kluivert kali ini. Ia melihat tim lebih seimbang, kompak, dan memungkinkan variasi taktik yang adaptif sesuai kebutuhan pertandingan.
Dari sektor penjaga gawang, Rizal Pahlevi menyoroti kualitas kiper yang dimiliki Indonesia seperti Emil Audero, Maarten Paes, dan Ernando Ari. Namun, ia meyakini Emil Audero lebih pantas menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
“Melihat performa awal musim ini, tampaknya Emil Audero akan menjadi pilihan nomor satu untuk timnas Indonesia menghadapi Arab dan Irak,” ujar Rizal. Performa Emil bersama Cremonese di Serie A memang menanjak, dengan banyak penyelamatan penting dan dua kali *clean sheet* di laga terkini.
Bergeser ke lini belakang, Rizal Pahlevi menilai ini menjadi kekuatan utama yang mampu meningkatkan rasa percaya diri Timnas. Kombinasi pemain belakang kali ini disebutnya sangat lengkap dan solid.
Jika bermain dengan empat bek sesuai FIFA Matchday terakhir, duet Jay Idzes dan Kevin Diks akan menjadi pakem di tengah. Sementara itu, opsi tiga bek memungkinkan kembalinya trio Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho yang mencatatkan rasio tidak kebobolan tertinggi di putaran sebelumnya.
Dean James dan Calvin Verdonk juga menarik perhatian. Rizal Pahlevi menyebut Verdonk bisa dimainkan di area tengah, sementara Dean James menunjukkan progres yang sangat baik, menciptakan komposisi ideal di lini belakang.
Lini tengah Indonesia pun disebut komplet dengan variasi elemen kreativitas, kekuatan bertahan, dan semangat juang tinggi.
“Sangat layak, saya senang sekali melihat nama-nama seperti Marc Klok, Beckham Putra, dan Thom Haye mengisi posisi tengah kita karena ini variasi gelandang yang menurut saya komplet,” kata pengamat asal Jakarta itu. Thom Haye disebut membawa kreativitas, Ricky Kambuaya dengan kengototannya, serta Joe Palupessy sebagai *breaker* yang disiplin.
Lini tengah ini dinilai sangat *compact*, mampu saling melengkapi dan menyesuaikan taktik yang diinginkan Patrick Kluivert.
Terakhir, Rizal Pahlevi menyoroti pentingnya pemanggilan Ole Romeny di lini depan, meskipun sang pemain masih dalam proses pemulihan cedera.
“Pemanggilan Ole Romeny menarik karena ada kemungkinan dia bisa diikutsertakan pada laga menghadapi Arab dan Irak nanti. Ini bisa saja ‘mind games’ dalam artian ‘psywar’,” jelas Rizal Pahlevi.
Menurutnya, Ole Romeny adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol di era Patrick Kluivert (diluar FIFA Matchday). “Jadi fit atau tidaknya seorang Ole akan menjadi krusial dalam penentuan langkah kita di putaran keempat ini,” pungkasnya.

