LIVERPOOL – Liverpool dilaporkan semakin dekat untuk menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala yang baru guna menggantikan posisi Arne Slot. Keputusan manajemen The Reds ini memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola terkait kapasitas pelatih asal Spanyol tersebut dalam menangani klub papan atas.
Kinerja Arne Slot selama dua musim terakhir dianggap gagal memenuhi ekspektasi. Sebagai klub yang berstatus sebagai juara bertahan, Liverpool justru terpuruk di peringkat kelima klasemen akhir Liga Inggris 2025-2026. Meskipun berhasil mengamankan tiket Liga Champions, manajemen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda tersebut menyusul performa yang tidak konsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.
Pilihan klub Merseyside Merah kini jatuh kepada Andoni Iraola. Pelatih Bournemouth tersebut dipastikan tidak akan memperpanjang kontraknya bersama The Cherries, meski ia baru saja sukses membawa klub tersebut menembus kompetisi Eropa musim depan. Iraola dikabarkan telah menolak pendekatan dari sejumlah klub raksasa lain demi peluang menukangi Liverpool.
Namun, penunjukan Iraola tidak luput dari kritik. Mantan pemain Liverpool era 90-an, Dean Saunders, meragukan kemampuan sang pelatih untuk memimpin klub sebesar Liverpool. Menurut Saunders, menjadi pelatih di klub elite menuntut standar tinggi di mana kemenangan harus diraih setiap pekan.
“Hanya orang-orang tertentu yang mampu menangani Liverpool. Anda harus tahu cara memenangkan pertandingan dan mendominasi lawan setiap minggunya,” ujar Saunders.
Kritik Saunders didasarkan pada rekam jejak kepelatihan Iraola yang dinilai belum berpengalaman menangani klub besar. Sebelumnya, pelatih asal Basque ini hanya menukangi klub-klub seperti Rayo Vallecano, Mirandes, AEK Larnaca, dan Bournemouth.
Sebagai catatan, Liverpool sebelumnya pernah sukses dipimpin oleh pelatih asal Spanyol, Rafael Benitez. Di tangan Benitez, The Reds berhasil meraih trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala FA. Kini, publik menanti apakah Iraola mampu mengikuti jejak keberhasilan tersebut atau justru akan kesulitan menjawab tantangan di Anfield.

