BANDUNG, Gonesia.com – Persib Bandung menetapkan strategi rotasi pemain secara masif sebagai prioritas utama dalam menghadapi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang akan dimulai akhir pekan ini.
Langkah ini diambil tim pelatih untuk menjaga kebugaran fisik pemain sekaligus menguji kedalaman skuad sebelum kompetisi resmi musim 2026/2027 bergulir.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyatakan bahwa padatnya jadwal pertandingan menjadi alasan mendasar di balik kebijakan rotasi tersebut.
Maung Bandung tercatat akan melakoni tiga pertandingan krusial dalam rentang waktu kurang dari satu pekan.
Pertarungan perdana akan mempertemukan Persib dengan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Setelah laga tersebut, Marc Klok dan kolega dijadwalkan menghadapi DPMM pada 28 Juli 2026.
Rangkaian fase grup kemudian akan ditutup dengan laga melawan Tampines Rovers pada 31 Juli 2026.
Igor Tolic menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memaksakan pemain yang sama untuk tampil penuh dalam setiap pertandingan yang ada.
Ia menyebutkan bahwa pembagian menit bermain menjadi solusi paling rasional demi menghindari risiko kelelahan maupun cedera pemain.
“Kami tidak bisa menurunkan tim yang sama untuk bermain setiap tiga hari sekali. Kami bisa saja melakukan itu, mungkin nanti pada bulan September,” ujar Igor seperti dikutip dari JPNN.com.
Strategi yang ia terapkan mencakup variasi durasi bermain, mulai dari 45 menit hingga 60 menit bagi pemain tertentu.
Sementara itu, pemain lain mungkin akan mendapatkan kesempatan tampil penuh sesuai dengan kebutuhan taktis di lapangan.
Piala Presiden 2026 ini juga dipandang sebagai laboratorium taktis bagi staf pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Setiap sesi latihan kini difokuskan untuk memantau perkembangan kebugaran serta adaptasi pemain terhadap skema permainan baru.
“Kami mencoba yang terbaik untuk membentuk tim terbaik yang memungkinkan. Setiap hari kami mengecek kondisi para pemain. Kami ingin membuat tim yang bagus,” kata dia.
Selain fokus pada hasil pertandingan, Igor berkomitmen untuk memberikan ruang bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kapabilitas mereka di level kompetitif.
Integrasi antara pemain senior yang berpengalaman dengan para pemain muda menjadi kunci utama dalam membangun fondasi tim yang lebih tangguh.
Ia meyakini bahwa keseimbangan komposisi pemain akan memberikan dampak positif bagi stabilitas performa Persib di masa depan.
“Kami juga tentu ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda. Jadi, tim nanti akan seimbang,” ujarnya.
Publik kini menantikan bagaimana racikan taktik Igor Tolic dalam mengintegrasikan wajah-wajah baru dan pemain muda di ajang bergengsi ini.
Kesiapan fisik dan mental anak asuh Igor akan diuji saat menghadapi agresivitas Arema FC pada laga pembuka nanti.
Eksperimen yang dilakukan di Piala Presiden diharapkan mampu mematangkan pola permainan sebelum Persib terjun ke kompetisi liga yang lebih kompetitif.


