Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi hingga 17 Desember 2025. Keputusan ini diambil menyusul dampak meluas akibat bencana yang terjadi sejak 24 November 2025.
Bencana tersebut telah menerjang 12 kecamatan dan 36 nagari di Tanah Datar. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, memimpin langsung penanganan bencana dengan prioritas utama membuka akses dan memulihkan konektivitas antar wilayah yang terisolir.
Data terbaru mencatat 34 rumah hanyut dan ratusan lainnya rusak. Rincian kerusakan rumah meliputi 95 rumah rusak berat, 101 rusak sedang, dan 217 rusak ringan. Selain itu, 16 jembatan putus, tiga rusak berat, dan satu rusak ringan. Akibatnya, tiga nagari di Kecamatan Batipuh Selatan sempat terisol


