JAKARTA, Gonesia.com – Tim nasional Indonesia dipastikan kehilangan pilar utama lini serang, Marselino Ferdinan, hingga sisa turnamen ASEAN Championship 2026 berakhir.
Kepastian absennya pemain kelahiran 9 September 2004 tersebut muncul setelah ia mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan di Bali.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan medis melalui MRI telah menutup peluang bagi Marselino untuk kembali merumput di ajang ini.
“Sayangnya, Marselino mengalami cedera dan hasil MRI telah mengonfirmasi bahwa dia tidak bisa melanjutkan turnamen ini,” ujar Herdman sebagaimana dikutip dari JPNN.com.
Juru taktik asal Kanada itu memilih untuk tidak membeberkan detail teknis mengenai jenis cedera yang dialami anak asuhnya tersebut kepada publik.
Ia hanya menegaskan bahwa kondisi fisik sang pemain tidak memungkinkan untuk memaksakan diri tetap berada di dalam skuad.
Absennya pemain asal Surabaya itu menjadi pukulan berat bagi daya gedor Garuda yang saat ini tengah berjuang memperbaiki performa di fase grup.
Ketergantungan serangan kini praktis bertumpu pada sosok Mitchell Baker di lini depan.
Di sisi lain, beberapa nama besar yang diharapkan mampu menjadi motor serangan tambahan seperti Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, serta Jens Raven belum mampu memberikan kontribusi maksimal.
Herdman mengakui bahwa ketiadaan Marselino di lapangan sangat disayangkan karena ia merupakan pemain yang mampu memberikan ancaman signifikan bagi pertahanan lawan.
“Sangat disayangkan karena Marselino bisa memberikan ancaman besar di lini serang,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa sang pemain kini harus fokus pada proses pemulihan agar bisa segera kembali ke kondisi terbaiknya di masa depan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa situasi sulit ini menjadi momentum bagi pemain lain untuk membuktikan kapasitas mereka di lapangan hijau.
“Dia juga memahami bahwa ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran dan membantu tim di pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Kondisi skuad Garuda saat ini memang sedang berada dalam posisi terjepit setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga terakhir.
Hasil minor tersebut membuat posisi Rizky Ridho dan rekan-rekannya merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A.
Saat ini, Indonesia berada di bawah bayang-bayang Vietnam dan Singapura yang menduduki posisi lebih baik di tabel klasemen.
Harapan untuk melaju ke babak semifinal kini bergantung sepenuhnya pada laga krusial menghadapi Singapura.
Pertandingan penentuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, di Stadion Jalan Besar, Kallang.
Tim pelatih kini dituntut untuk segera melakukan rotasi taktik dan evaluasi mendalam demi menjaga asa Indonesia di turnamen regional bergengsi ini.


